• 0

    Inovasi

    Selain upaya-upaya Mitigasi, Adaptasi dan berbagai kegiatan pendukung yang secara umum telah dilakukan, terdapat berbagai inisiatif dan pengenalan hal-hal baru yang dilakukan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, swasta, ataupun kelompok masyarakat sipil yang inovatif dalam memanfaatkan berbagai potensi yang ada.

Perubahan Pola Hidup: Bijak Dalam Membeli Makanan

Pertanian adalah pendorong utama perubahan iklim. Terhitung pada 2010 ada lebih dari 20 persen emisi gas rumah kaca global secara keseluruhan.

Berdasarkan data statistik yang dikeluarkan oleh Badan Pangan dan Pertanian PBB (UN FAO), makanan yang tidak terkonsumsi global selama ini menyumbang sekitar 4,4 gigatone emisi gas rumah kaca setiap tahun. Jika dibandingkan dengan emisi gas rumah kaca oleh Tiongkok dan Amerika Serikat, makanan yang tidak terkonsumsi global adalah penyumbang emisi terbesar nomor 3. Parahnya lagi, jika dibandingkan dengan gas rumah kaca yang diemisi oleh sektor transportasi yang menyumbang 10 persen dari gas rumah kaca di atmosfer, emisi dari makanan tidak terkonsumsi global hampir mendekati, yaitu pada angka 8,2 persen dari jumlah gas emisi rumah kaca di atmosfer.

Sumber:
www.usnews.com
Ilustrasi Sisa Makanan Terbuang

Mengapa makanan Tidak Terkonsumsi Menyumbang Emisi?

Produksi makanan menggunakan tenaga dari pembakaran bahan bakar fosil dari mulai ali funis lana untuk pertanian, proses pada sektor pertanian, produksi makanan, pendistribusian sampai dengan pembusukan makanan yang tidak terkonsumsi.

Disadari atau tidak, makanan tidak terkonsumsi yang mengalami pembusukan akan megeluarkan gas metan, salah satu jenis gas rumah kaca. Itu berarti ratusan ton makanan sisa yang membusuk akan menyumbang lebih dari ratusan ton gas rumah kaca.

Hukum ekonomi menjelaskan bahwa mekanisme pasar ditentukan oleh faktor permintaan dan produksi. Semakin tinggi angka permintaan maka tingkat produksi akan semakin tinggi, Begitu juga sebaliknya, semakin rendah angka permintaan maka semakin rendah produksi. Angka permintaan pangan dunia selama ini sudah sangat tinggi untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia di dunia. Sayangnya sebagian besar dari makanan tersbeut berakhir di tempat sampah. Seandainya masyarakat dunia sadar bahwa makanan sisa mereka menyumbang emisi gas rumah kaca dan mau mengambil tindakan untuk mengurangi makanan tidak terkonsumsi, maka tingkat emisi gas rumah kaca dari sektor pangan akan turun secara signifikan.

Kenapa Makanan Terbuang?

Kosumsi makanan yang boros dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya :

  • Orang pada umumnya berpikir untuk membeli makanan berlebih untuk stok pangan karena takut kehabisan makanan atau sekedar untuk ketahanan pangan pribadi saja. Hal ini disebabkan oleh cara berpikir lebih baik kelebihan makanan darpada harus kelaparan karena tiba-tiba stok makanan habis.
  • Tempat penyimpanan makanan besar. Dari waktu ke waktu lemari es untuk menyimpan makanan ukurannya semakin membesar. Secara psikologis, ruangan kosong pada lemari penyimpanan makanan membuat seseorang berpikir bahwa mereka tidak mempunyai cukup cadangan makanan, sehingga mereka akan membeli makanan lagi untuk memenuhi ruangan yang kosong. Tapi belom tentu cadangan makanan tersebut akan dimakan atau tahan lama. Ujung-ujungnya, kalau busuk makanan tersebut akan terbuang.
  • Banyak orang mengonsumsi makanan bukan karena lapar tapi karena rasa enak makanan. Sehingga orang akan membeli makanan dalam porsi banyak hanya karena suka padahal belum tentu perutnya dapat menampung semua makanan tersebut. Alhasil, makanan pun akan terbuang.

Lalu apa yang harus kita lakukan?

  • Sebelum membeli makanan pikirkan dulu apakah kita membutuhkan makanan tersebut dan apakah diri kita sanggup untuk mengonsumsi makanan tersebut.
  • Makanlah sesuai kemampuan mengonsumsi makanan bukan karena rasa enak makanan.
  • Jangan terprovokasi oleh lemari penyimpan makanan yang tampak kosong untuk membeli makanan tetapi membeli makanan karena memang membutuhkan.

Kumpulan video tentang dampak, penyebab dan pengertian maupun analisa ilmiah tentang perubahan iklim.

Koleksi dokumen publikasi, kliping dan lainya dari berbagai sumber terkait perubahan iklim.

Kontak informasi pegiat - pegiat yang terlibat dalam aksi - aksi perubahan iklim di atas lahan di Indonesia.

Daftar Istilah dan singkatan terkait perubahan iklim yang dihimpun dari berbagai sumber ilmiah dan ranah hukum.

Kumpulan infografis - Meme - Komik tentang dampak, penyebab dan pengertian maupun analisa ilmiah tentang perubahan iklim.