Biogas Asal Ternak Bersama Masyarakat (BATAMAS)

BATAMAS dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan peternak melalui pemanfaatan hasil samping peternakan berupa kotoran ternak segar (KTS) menjadi biogas dan pupuk organik. Program ini ternyata selain mampu meningkatkan pendapatan petani, memanfaatkan sumber energi dari biogas, dan nyata menurunkan emisi GRK melalui pencegahan pelepasan gas CH4 ke atmosfer. Gas CH4 ini banyak dikeluarkan oleh kotoran ternak, tetapi dalam hal ini karena kotoran ternak dimasukkan ke dalam unit-unti biodigester, maka gas CH4 tidak teremisikan.

Penerapan program BATAMAS meningkatkan sekuestrasi karbon dalam tanah. Melalui program BATAMAS, dengan jumlah sapi 75 ekor sapi setiap unit BATAMAS maka dengan jumlah 520 unit (2008) menghasilkan serapan karbon sebesar 750.766 ton CO2-e. Tahun 2012 terjadi peningkatan serapan karbon sebesar 2.044.395 ton CO2-e seiring dengan peningkatan unit BATAMAS sebanyak 1.270 unit (akumulasi dari tahun 2008).

Sumber : Laporan RAN GRK Kementerian Pertanian,2014

Kumpulan video tentang dampak, penyebab dan pengertian maupun analisa ilmiah tentang perubahan iklim.

Koleksi dokumen publikasi, kliping dan lainya dari berbagai sumber terkait perubahan iklim.

Kontak informasi pegiat - pegiat yang terlibat dalam aksi - aksi perubahan iklim di atas lahan di Indonesia.

Daftar Istilah dan singkatan terkait perubahan iklim yang dihimpun dari berbagai sumber ilmiah dan ranah hukum.

Kumpulan infografis - Meme - Komik tentang dampak, penyebab dan pengertian maupun analisa ilmiah tentang perubahan iklim.