BALAI PPI DAN KARHUTLA WILAYAH SUMATERA

SEKILAS BALAI PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM DAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN WILAYAH SUMATERA

Latar Belakang Pembentukan

Sebagai konsekuensi dari Peraturan Presiden Nomor: 16 tahun 2015 terkait Penggabungan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Kehutanan, diterbitkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 18 Tahun 2015 dimana Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 29% dengan usaha sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030, yang tertuang dalam Indonesia Nationally Determined Contributions (INDC) yang ditandatangani pada COP 21 di Paris tahun 2015 lalu.

Guna efektivitas implementasi komitmen ini, Presiden Republik Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2015 tentang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang selanjutnya dioperasionalisasikan dengan Peraturan Menteri LHK Nomor 18/2015 tentang Organisasi dan Tata kerja KLHK yang kemudian melahirkan Unit Eselon I bernama Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (DJPPI).

Kemudian untuk operasionalisasi di tingkat UPT diterbitkan pula Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.13/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan. Balai PPI dan Karhutla Wilayah Sumatera merupakan salah satu dari 5 (lima) UPT Direktorat Jenderal PPI dimaksud, yang berlokasi di Palembang Sumatera Selatan dengan wilayah kerja meliputi 10 Propinsi di Pulau Sumatera, yaitu: Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Kep. Riau, Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Lampung.

Tugas dan Fungsi

Balai PPI dan Karhutla Wilayah Sumatera mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi peningkatan kapasitas daerah dalam kemampuan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) di daerah, serta evaluasi dan pelaporan rencana aksi daerah dalam penurunan gas rumah kaca.

Dalam melaksanakan tugas, Balai PPI dan Karhutla Wilayah Sumatera menyelenggarakan fungsi:

  1. Penyusunan rencana adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan;
  2. Pelaksanaan evaluasi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan;
  3. Fasilitasi peningkatan kapasitas daerah dalam adaptasi, mitigasi, pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta inventarisasi gas rumah kaca;
  4. Pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis adaptasi, mitigasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan;
  5. Fasilitasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan;
  6. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Balai.
    1. Sub Bagian Tata Usaha
    2. Seksi Program dan Evaluasi
    3. Seksi Perubahan Iklim
    4. Seksi Kebakaran Hutan dan Lahan
    5. Kelompok Jabatan Fungsional

Struktur Organisasi

Struktur organisasi Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera terdiri dari :

Struktur Organisasi Balai PPIKHL Wilayah Sumatera ditunjukkan pada Gambar 1.

Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan adalah pelaksana teknis di bidang perubahan iklim dan kebakaran hutan dan lahan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim.Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan dipimpin oleh seorang Kepala Balai.

 

Seiring dengan diberlakukannya Permenhut P.13/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 dan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan IklimNomor: 03/PPI/KET/KUM.1/ 1/2017 maka Balai PPI dan Karhutla Wilayah Sumatera bertanggung jawab terhadap fasilitasi operasional pengendalian karhutla yang melekat pada 18 kantor Daerah Operasi Manggala Agni (Daops MA) di wilayah Sumatera baik operasional sarana prasarana maupun Sumber daya manusianya.

 

Sumberdaya Manusia

 

Keseluruhan sumberdaya manusia pada Balai PPI dan Karhutla Wilayah Sumatera sampai dengan bulan November 2017 berjumlah 995 orang,terdiri atas 75 orang ASN  dan 920orang tenaga kontrak (Non-ASN). Tenaga Kontrak Non-ASN ini masing-masing terdistribusi di  Kantor Balai (10 orang) dan 18 Kantor Daops Manggala Agni Wilayah Sumatera (910 orang).

 

­Tabel 2. Rekapitulasi ASN Berdasarkan Jabatan s/d November 2017

 

No

Uraian

Jenis Jabatan

Jumlah

Struk-tural

Fungsi-onal Umum

POLHUT

PEH

Penyu-luh

Arsi-

paris

1.

Kantor Balai

5

9

-

9

3

1

32

2.

Daops Sumsel

-

4

13

3

-

-

20

3.

Daops Sumut

-

1

1

5

1

-

8

4.

Daops Riau

-

2

2

4

-

-

8

5.

Daops Jambi

-

4

1

2

-

-

7

 

Jumlah

5

25

17

23

4

1

75

 

Sumber: Urusan Kepegawaian Balai PPIKHL Sumatera 2017 

 

Tabel 3. Rekapitulasi ASN berdasarkan pendidikan s/d November 2017

 

No

Uraian

Tingkat Pendidikan

Jml

S3

S2

S1

D3

SLTA

SLTP

SD

1

Struktural

-

3

2

-

-

-

-

5

2

Fungsional Umum

-

2

7

3

10

1

-

23

3

Fungsional Tertentu

               
 
  1. Polhut
  2. PEH
  3. Penyuluh
  4. Arsiparis

-

-

4

-

13

-

-

17

   

-

6

10

-

9

-

-

25

   

-

-

3

1

-

-

-

4

   

-

-

-

1

-

-

-

1

Jumlah

 

11

26

5

32

1

-

75

 

Sumber : Urusan Kepegawaian Balai PPIKHL Wilayah Sumatera, Tahun 2017

 

Tabel4.Rekapitulasi ASN BerdasarkanGolongan/Ruangs/d November 2017

 

NO

URAIAN

Golongan / Ruang

JML

IV

III

II

I

e

d

c

b

a

d

c

B

a

D

c

b

a

d

c

b

a

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

1

Struktural

-

   

1

1

3

 

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

5

2

Nonstruktural

-

-

-

-

-

3

4

5

4

3

3

-

-

-

1

-

-

23

3

Fungsional

                                   
 

Polhut

-

-

-

-

-

-

2

6

2

3

4

-

-

-

-

-

-

17

 

PEH

-

-

-

-

1

1

-

7

8

6

2

-

-

-

-

-

-

    25

 

c. Penyuluh

-

-

-

-

-

-

-

2

1

1

-

-

-

-

-

-

-

4

 

d. Arsiparis

-

-

-

-

-

-

-

-

-

1

-

-

-

-

-

-

-

1

 

JUMLAH

     

1

2

7

6

20

15

14

9

-

-

-

1

-

-

75

 

Sumber :  Urusan Kepegawaian BPPIKHL Wilayah Sumatera Tahun 2017

 

 

Sarana Pra-Sarana

 

Sarana prasarana pendukung operasionalisasi Kantor Balai PPI dan Karhutla Wilayah Sumatera antara lain gedung kantor, lahan kantor seluas 7000 m2, ruangan rapat, mushala, gudang, persemaian, kendaraan operasional roda 4 dan roda 2.

 

Program dan Kegiatan

 

Berdasarkan Rencana Strategis Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (Ditjen PPI) 2015-2019 sebagimana tertuang dalam Permen LHK Nomor: P.39/Men-LHK/Setjen/2015, rumusan strategis yang ingin dicapai oleh Ditjen PPI dalam kurun waktu 2015-2019, yaitu: (1) menjaga kualitas lingkungan hidup untuk meningkatkan daya dukung lingkungan, ketahanan air dan kesehatan masyarakat; (2) memanfaatkan potensi sumberdaya hutan dan lingkungan hidup secara lestari untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan; dan (3) melestarikan keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati serta keberadaan sumberdaya alam sebagai sistem penyangga kehidupan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. 

 

Dalam rangka mewujudkan pencapaian sasaran strategis Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, khususnya sasaran strategis pertama dan ketiga, Balai PPI dan Karhutla Wilayah Sumatera melaksanakan Program Pengendalian Perubahan Iklim dengan kegiatan-kegiatan diantaranya sebagai berikut:

 

  1. Sosialisasi Pengembangan Program Kampung Iklim
  2. Pembinaan Program Kampung Iklim
  3. Verifikasi kampung iklim
  4. Rapat Koordinasi Teknis Verifikasi Proklim
  5. Sosialisasi Proklim dan Karhutla ke Daops Manggala Agni
  6. Pengumpulan Data/Informasi Mitigasi GRK Bidang Limbah dan BPO
  7. Rapat Sosialisasi dan Koordinasi Teknis Bidang IGRK dan MRV
  8. Sosialisasi/Kampanye Pencegahan Karhutla
  9. Publikasi Karhutla di Tingkat Regional
  10. Pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA)
  11. Kampanye dan Publikasi Bidang PPI dan Karhutla
  12. Kampanye dalkarhut melalui kunjungan ke sekolah
  13. Monev Kegiatan Dalkarhutla di Wilayah Regional Sumatera
  14. Penyegaran Ketehnikan Untuk Mendukung PLTB Kepada MPA
  15. Kegiatan Pemadaman Kebakaran Darat
  16. Kegiatan Patroli Mandiri
  17. Kegiatan Patroli Terpadu dan Posko Pencegahan Karhutla
  18. Rapat Kerja Manggala Agni Tingkat Regional Sumatera

 

 

 

 

 

 

membagi informasi ini: