• Beranda
  • Berita
  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengapresiasi kreatifitas anak-anak sekolah

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengapresiasi kreatifitas anak-anak sekolah

 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengapresiasi kreatifitas anak-anak sekolah

kuark1

Jakarta, 7 Juli 2018. Sebanyak 300 siswa sekolah dasar yang masih berumur 7-13 tahun bertatap muka dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti pada Sabtu, 7 Juli 2018. Siswa sekolah dasar dari seluruh Indonesia tersebut merupakan finalis dalam Olimpiade Sains Kuark ke 12 yang dilaksanakan oleh PT Kuark Internasional bekerja sama dengan Yayasan Peduli Bumi Indonesia. Di tahun 2018, olimpiade yang terbuka untuk seluruh siswa sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah ini mengambil tema “Aksiku untuk Bumiku” dan menfokuskan pada isu perubahan Iklim. Di hadapan pejabat KLHK, siswa peserta OSK ini mempresentasikan Mini Research Project terkait perubahan iklim yang sudah mereka lakukan.

bapak Ananda, Ketua yayasan Peduli Bumi mengatakan Olimpiade Sains Kuark ini dimulai sejak tahun 2007 dan pemilihan tema terkait perubahan iklim disebabkan dampak perubahan iklim sudah dirasakan di tengah-tengah masyarakat. Banyaknya kejadian cuaca ekstrim yang ditandai dengan banjir dan hujan yang tidak beraturan merupakan salah satu gejalanya, sehingga sejak dini kita perlu memperkenalkan persoalan bahaya dari pemanasan global ini.

kuark3

 

kuark4

Pada tatap muka dengan MenLHK yang diwakili oleh Bapak Helmi Basalamah selaku kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) mengatakan persoalan lingkungan dirasakan oleh semua kalangan umur termasuk anak-anak sekolah dan perubahan iklim akan sangat mengganggu aktifitas anak-anak sekolah.

Beliau begitu semangat dan antusias berinteraksi dengan anak-anak pintar yang melihat langsung bagaimana anak-anak Indonesia dari Aceh, Jawa, Kalimantan, Sulawesi begitu bersemangat dan paham tentang lingkungan. Pada sesi resentasi Mini research Anak, semua orang begitu tercengang akan kecerdasan dan kreatifitas dari anak Indonesia dalam memaparkan hasil-hasil ide cemerlangnya di depan semua peserta di acara tersebut.

Oleh karena itu, kreatifitas anak-anak hebat ini dalam melakukan aksi untuk bumi mencari solusi praktis dalam pengendalian perubahan iklim sangat membantu pemerintah. Mengenali persoalan lingkungan dan sekaligus memberikan solusi yang dimulai sejak dini, dari lingkungan rumah dan sekolah yang ditunjukkan oleh para siswa ini patut dicontoh, kata Pak Helmi. Ia mendukung kegiatan seperti ini tetap dilanjutkan dari tahun ke tahun dan mengharapkan hasil penelitian mengedepankan substansi bermuatan lokal.

kuark5

Dalam dialog interaktif juga dilaksanakan diskusi dengan semua anak Indonesia yang dipandu oleh Imam Prasodjo, Penasehat Senior Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ia sangat bersemangat memandu dialog yang diikuti oleh siswa-siswa hebat generasi Indonesia di masa mendatang. Pak Imam mendorong diskusi diarahkan pada aksi-aksi yang dapat dilakukan oleh siswa mulai dari lingkungan rumah sampai lingkungan sekolah dengan tujuan nir waste dan nir emisi. Ia memberikan contoh penggunaan transportasi publik, pemilahan sampah penghematan energi listrik, dan air serta mendorong penanaman pohon. Aksi-aksi tersebut diakui dapat membantu program pemerintah dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

Di acara dialog ini Bapak Imam Prasodjo membuat sebuah lagu yang langsung di nyanyikan oleh Semua Anak Indonesia pada acara tersebut ****

 

 

 

JANGAN BUANG SAMPAH SEENAKNYA

Oleh: Imam Prasodjo

Ada botol kosong diisi air gula

Kalau ada sampah

Dipilah ditempatnya

Kalau buang sampah

Tak boleh seenaknya

Ya..ya..ya 4x

Kalau seenaknya

Itu tanda pelupa

Kalau kita lupa

Jangan cuma tertawa

Ha..ha..ha

Hi..hi..hi..

Hu..hu..hu..

(Mikir..mikir..mikir).

 

Tags: Sekretariat Direktorat Jendral

membagi informasi ini: