PENGEMBANGAN JEJARING MITRA PERUBAHAN IKLIM DI PROVINSI MALUKU

Balai PPIKHL Wilayah Maluku Papua

PENGEMBANGAN JEJARING MITRA PERUBAHAN IKLIM DI PROVINSI MALUKU

Ambon, 15-19 Mei 2018

Pengembangan jejaring mitra perubahan iklim di wilayah Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, dimaksudkan untuk mengidentifikasi mitra-mitra (stakeholder) yang melaksanakan kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Tujuan yang ingin dicapai dari pengembangan jejaring mitra perubahan iklim adalah untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan mitra-mitra / lembaga baik pemerintah maupun swasta yang bergerak di bidang perubahan iklim, yang melaksanakan kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di wilayah kerja Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Maluku Papua.

Berdasarakan data yang diperoleh, terdapat 11 LSM di Maluku di antaranya LSM BAILEO, LSM AMAN, LSM USAID APIK, LPPM, LSM ARMAN, LSM ARIKA MAHINA, LSM HUMANUM, LSM YAYASAN KALESANG, LSM INA MARINA, LSM WALANG PEREMPUAN, dan LSM YASTRA. Karena terkendala waktu, maka BPPIKHL Wilayah Maluku melakukan koordinasi dan pengumpulan data serta wawancara dari tiga lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mewakili LSM lain yang ada di Maluku. Adapun LSM tersebut adalah Yayasan Pengembangan Alam Raya Dan Masyarakat Niaga (ARMAN), Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Lembaga Partisipasi Pembangunan Masyarakat (LPPM). Kegiatan koordinasi pertama dilakukan adalah berkoordinasi dengan ketua APIKI Regional Maluku yang sekaligus merupakan ketua Progam Studi Pascasarjana Managemen Hutan Prof.Dr. Agus Kastanya, M.Si.

Yayasan Pengembangan Alam Raya Dan Masyarakat Niaga (ARMAN) merupakan LSM yang bergerak di bidang lingkungan dan telah melakukan kegiatan antara lain : pelestarian/penyelamatan hutan mangrove, penghijauan lahan kritis, dan pertanian organik. Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) merupakan LSM yang memprioritaskan Hutan Adat serta mengikutsertakan pihak masyarakat adat dalam melakukan kegiatan pemeliharaan tanaman. Sedangkan Lembaga Partisipasi Pembangunan Masyarakat (LPPM) bergerak di bidang lingkungan dengan progam Revitalisasi Kearifan Lokal untuk Pengelolaan SDA secara berkelanjutan di Pulau Buano Kabupaten Seram Barat melalui kegiatan mitigasi yaitu restorasi hutan mangrove serta kegiatan adaptasi yaitu penguatan ketahanan pangan melalui pertanian permakultur, dan kegiatan lain seperti gotong royong pembersihan sampah dan sosialisasi air bersih kepada masyarakat .

Editor : Wilda Pratiwi

jaringmitramaluku1

membagi informasi ini: