Panel Metodologi Pengukuran Aksi Mitigasi Perubahan Iklim

 Panel Metodologi Pengukuran Aksi Mitigasi Perubahan Iklim

panel1Kegiatan inventarisasi GRK maupun monitoring pelaporan dan verifikasi dalam pelaksanaannya melibatkan kementerian teknis maupun lembaga terkait. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 61 tahun 2011 tentang RAN Penurunan Emisi GRK Nasional, seluruh aksi mitigasi dalam rangka penurunan emisi menjadi tanggung jawab kementerian teknis terkait. Untuk itu, kementerian teknis tersebut akan mengembangkan metodologi terkait aksi mitigasi perubahan iklim yang menjadi tanggung jawabnya.

Dalam upaya pengembangan metodologi tersebut telah terbentuk tim panel metodologi pada tahun 2017 yang terdiri dari para pemangku kepentingan di setiap kementerian/lembaga, para ahli, akademisi dan praktisi. Tim memiliki tanggungjawab melakukan identifikasi, menghimpun dan mengkaji metodologi dari berbagai inisiatif lokal, individu, instansi atau lembaga dan sektor swasta; menghimpun dan mengkaji metodologi; menelaah penerapan metodologi Intergovernmental Panel on Climate Change (IPPC) dan metodologi lainnya; merumuskan dan menetapkan hasil kajian metodologiaksi mitigasi penurunan emisi dan/atau peningkatan serapan gas rumah kaca sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan penetapan kebijakan dalam penyusunan rencana aksi penanganan perubahan iklim sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional.

panel2Bertempat di Jakarta tanggal 27 Maret 2018, telah dilaksanakan rapat kerja tim panel metodologi tahap kedua yang dipimpin langsung oleh Direktur Inventarisasi GRK dan MPV Dr. Ir. Joko Prihatno, MM. Pertemuan ini dimaksudkan untuk menetapkan metodologi perhitungan serta asumsi-asumsi yang digunakan pada pengukuran aksi mitigasi dalam rangka penurunan emisi GRK tahun 2017 dan 2018. Hasil identifikasi aksi mitigasi penurunan emisi GRK sampai dengan tahun 2016 terdapat 29 aksi mitigasi yang terdiri dari 13 aksi mitigasi dari sektor energy, 6 aksi dari transportasi, 2 aksi dari sektor IPPU, 5 aksi dari sektor kehutanan dan 3 aksi dari sektor pertanian. Pembahasan beberapa metodologi pengukuran aksi tersebut, dibagi kedalam 2 kelompok tim Panel Metodologi Sektor Berbasis Lahan dan Non Lahan. Tim panel metodologi sektor berbasis lahan membahas mengenai metodologi perhitungan pengukuran capaian terkait dengan aksi mitigasi terutama disektor kehutanan dan sektor pertanian. Sedangkan tim panel metodologi sektor berbasis non lahan membahas mengenai metodologi perhitungan pengukuran capaian terkait dengan aksi mitigasi di sektor energy, industry dan limbah.

Beberapa hal yang menjadi catatan dalam rapat kerja ini bahwa untuk mengukur suatu aksi mitigasi perlu ditetapkan baseline pada setiap kegiatan aksi yang dilaporkan. Aksi yang dilaporkan akan dikelompokan berdasarkan kelompok kegiatan bukan program untuk mengakomodir semua kegiatan aksi penurunan emisi. Ketersediaan data aktivitas yang konsisten dan berkualitas serta factor emisi local terkini, menjadi penting dalam pengukuran keberhasilan aksi untuk memperkecil nilai uncertainty dari capaian aksi yang dilaporkan.

 

Tags: Inventaris GRK dan Monitoring Pelaporan dan Verifikasi

membagi informasi ini: