• Beranda
  • Berita
  • Meningkatkan Militansi Manggala Agni Kalimantan Barat Bersama Rindam Tanjung Pura

Meningkatkan Militansi Manggala Agni Kalimantan Barat Bersama Rindam Tanjung Pura

Meningkatkan Militansi Manggala Agni Kalimantan Barat Bersama Rindam Tanjung Pura

Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan - Manggala Agni Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan Penyegaran Anggota Manggala Agni tahun 2017. Kegiatan dalam format pelatihan bersama bela negara khususnya dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan ini, bertempat di Lapangan Tembak Rindam XII/Tanjungpura. Kegiatan yang diikuti oleh 120 personil Manggala Agni dari Daops Singkawang dan Daops Pontianak ini berlangsung selama dua hari mulai tanggal 13 Desember 2017 kemarin.

Danrindam XII/Tanjungpura, Khairul Anwar Mandailing, menyampaikan pelatihan ini merupakan dasar dari implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam sikap, keterampilan, kedisiplinan serta kepemimpinan generasi penerus bangsa yang tentunya diharapkan dapat melanjutkan pembangunan pada masa yang akan datang terkhusus pada pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan.

“Saya dengan tulus memberikan penghargaan kepada pihak penyelenggara dan pihak terkait yang telah mensukseskan kegiatan pelatihan ini. Harapan saya untuk Manggala Agni, berikan contoh kepada rekan-rekan lainnya, berbuat yang terbaik untuk Bangsa dan Negara serta lingkungan masyarakat pada umumnya”, tegas Khairul.

Kegiatan penyegaran Manggala Agni Provinsi Kalimantan Barat ini diisi dengan materi keterampilan lapangan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Materi keterampilan lapangan yang diberikan meliputi sirkuit outbond, navigasi darat (peta, kompas dan GPS), serta caraka malam. Selain itu Mangggala agni juga mendapatkan tambahan keterampilan survival dan K3 untuk menunjang kegiatan pemadaman yang sering dilakukan di medan yang sulit. Selain itu, para instuktur juga memberikan pelatihan untuk memperkokoh jiwa korsa Manggala Agni.

Dalam kesempatan lain, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan, mengungkapkan kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kapasitas sumberdaya manusia, etos kerja dan nilai perjuangan serta kerja sama tim.

“Kami mengharapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini Manggala Agni lebih terasah lagi ketarampilan menghadapi medan tugasnya. Penting juga bagi mereka memperhatikan prinsip keselamatan ketika bertugas karena beratnya medan yang dihadapi”, tambah Raffles.

Sementara itu, pantauan hotspot pada Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan pukul 21.00 WIB (14/12/2017), berdasarkan pantauan satelit NOAA tidak terdapat hotspot, sedangkan pantauan satelit TERRA AQUA (NASA) terpantau adanya 17 hotspot yang tersebar di Papua, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara

Dengan demikian, selama 1 Januari – 15 Desember 2017 berdasarkan satelit NOAA terdapat 2.568 titik, setelah tahun sebelumnya sebanyak 3.831 titik, sehingga terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 1.434 titik (37,43 %).

Sedangkan total 2.397 titik ditunjukkan Satelit Terra/Aqua (NASA) Conf. Level ≥80%, setelah tahun 2016 lalu menunjukkan 3.831 titik, sehingga saat ini menurun sebanyak 1.434 titik (37,43 %).(*)

 

 

  

membagi informasi ini: