• Beranda
  • Berita
  • Penguatan Kapasitas Masyarakat sebagai Strategi Adaptasi terhadap Dampak Perubahan Iklim di Sekitar Danau Singkarak, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat

Penguatan Kapasitas Masyarakat sebagai Strategi Adaptasi terhadap Dampak Perubahan Iklim di Sekitar Danau Singkarak, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat

PELAKSANAAN PILOT STUDY THIRD NATIONAL COMMUNICATION

Penguatan Kapasitas Masyarakat sebagai Strategi Adaptasi terhadap Dampak Perubahan Iklim di Sekitar Danau Singkarak, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat

Dalam rangka penyusunan dokumen Third National Communication (TNC), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerjasama dengan UNDP/GEF dan CCROM IPB menyelenggarakan kajian kerentanan, risiko dan dampak perubahan iklim di kawasan Danau Singkarak,  Provinsi  Sumatera Barat. TNC merupakan pelaporan ketiga dari negara pihak mengenai upaya dan kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim kepada Sekretariat UNFCCC. Selain menganalisa tingkat kerentanan,risikodan  dampak  perubahan   iklim,   pilot study ini fokus pada upaya peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar Danau Singkarak melalui pengembangan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat di sekitar Danau Singkarak, khususnya di Kabupaten Solok.

Acara pada tanggal 3 Maret 2017 yang berlokasi di Kantor Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok ini dihadiri oleh 20 orang peserta yang terdiri dari warga masyarakat di Nagari Paninggahan dan perangkat pemerintah kecamatan. Materi yang diberikan dalam acara ini berupa pemahaman terhadap perubahan iklim dan dampaknya bagi bumi dan manusia, serta pemahaman mengenai potensi ekonomi lokal (ekowisata, pengolahan ikan Bilih, dan sebagainya).  Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam rangka pilot study ini antara lain:

  1. Pembentukan POKJA perubahan iklim Kabupaten Solok yang anggotanya terdiri dari SKPD Pemerintah Kabupaten Solok.
  2. Pengarusutamaan adaptasi perubahan iklim ke dalam rencana pembangunan melalui penyusunan draft RAD API Kabupaten Solok.
  3. Penyerahan 10.000 bibit Multi Purposes Tree Species dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Indragiri Rokan Pekanbaru kepada Pemerintah Kabupaten Solok untuk ditanam di areal lahan kritis sekitar Danau Singkarak.
  4. Secara khusus telah dilakukan penanaman pohon Multi Purposes Tree Species di lahan masyarakat yang berlokasi di daerah tangkapan air (upstream area), areal tanah Nagari Paninggahan dan Saniang Baka seluas 2 Hektar. Penanaman pohon ini dilakukan melalui kelompok tani.
 

 

 

 “Danau Singkarak saat ini menghadapi masalah antara lain penurunan volume air, penurunan kualitas air, dan semakin menyusutnya populasi ikan Bilih”

 

Tags: Adaptasi Perubahan Iklim

membagi informasi ini: