• Beranda
  • Berita
  • PERTEMUAN KOORDINASI SUB DIREKTORAT REDD+ DENGAN UPT DJPPI : LANGKAH AWAL SINERGI NASIONAL-SUBNASIONAL, FASILITASI DAN PENINGKATAN KAPASITAS MENGENAI REDD+ DI TINGKAT SUB NASIONAL

PERTEMUAN KOORDINASI SUB DIREKTORAT REDD+ DENGAN UPT DJPPI : LANGKAH AWAL SINERGI NASIONAL-SUBNASIONAL, FASILITASI DAN PENINGKATAN KAPASITAS MENGENAI REDD+ DI TINGKAT SUB NASIONAL

 

PERTEMUAN KOORDINASI SUB DIREKTORAT REDD+ DENGAN UPT DJPPI :

LANGKAH AWAL SINERGI NASIONAL – SUBNASIONAL, FASILITASI DAN PENINGKATAN KAPASITAS MENGENAI REDD+ DI TINGKAT SUB NASIONAL

Catatan dari Pertemuan Koordinasi REDD+ Bagian 1 : Wilayah Sumatera

Palembang – Sumatera Selatan, 20 Desember 2016

 

Dalam rangka mengkomunikasikan status dan progress REDD+ di Indonesia dan fasilitasi penyiapan implementasi REDD+ secara penuh di tingkat sub nasional, Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim telah pertemuan koordinasi dan fasilitasi dengan Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Balai PPI dan KHL) Wilayah Sumatera, pada hari Selasa tanggal 20 Desember 2016 di Palembang - Sumatera Selatan. Pertemuan juga bertujuan untuk mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan program, kegiatan REDD+ pusat dan daerah (khususnya antara Ditjen PPI c.q Direktorat Mitigasi Perubahan Iklim, Subdit REDD+ dengan Balai PPI dan KHL Wilayah Sumatera) dan sekaligus sebagai upaya peningkatan kapasitas di tingkat Sub Nasional (khusus Balai PPI dan KHL Wilayah Sumatera).

Pertemuan diselenggarakan pada hari Selasa, 20 Desember 2016, di Hotel Emilia - Palembang, dihadiri oleh Kepala Balai PPI dan KHL Wilayah Sumatera beserta para staf sejumlah lebih kurang 23 (dua puluh tiga) orang. Pertemuan diawali dengan arahan dan sekaligus dibuka oleh Kepala Balai PPI dan KHL Wilayah Sumatera dan arahan dari Direktur Mitigasi Perubahan Iklim yang diwakili oleh Kepala Sub Direktorat REDD+, dilanjutkan dengan paparan dalam rangka peningkatan kapasitas oleh Kepala Sub Direktorat REDD+ mengenai : i) Kesepakatan Internasional terkait Hutan dan REDD+, dan ii) Kebijakan Nasional dan Arsitektur REDD+ beserta Progressnya di Indonesia.  Selanjutnya disampaikan paparan Kepala Balai PPI dan KHL Wilayah Sumatera tentang Kesiapan Wilayah Sumatera dalam rangka mendukung Implementasi REDD+.  Pada sesi siang disampaikan materi pengenalan 2 (dua) sistem berbasis web terkait REDD+ (Sistem Registry REDD+ dalam Sistem Registry Nasional – Pengendalian Perubahan Iklim, dan SIS-REDD+), oleh Kepala Seksi Tata Kelola REDD+ dan Tim Sub Direktorat REDD+. Setelah sesi paparan, dilakukan diskusi koordinasi kegiatan dan pembahasan rencana tindak lanjut  terkait REDD+ di wilayah Sumatera.  

Dipahami bersama bahwa dalam rangka implementasi REDD+ di tingkat sub nasional, peran UPT DJPPI di tingkat Regional/Wilayah (dimana Ditjen PPI memiliki 5 UPT tersebar di 5 (lima) region/wilayah : Sumatera, Kalimantan, Jawa-Bali-Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku-Papua) sangatlah strategis. Sebagai langkah awal dari upaya koordinasi dan sinergi penanganan REDD+ di sub nasional khususnya di lingkup wilayah Sumatera, dalam diskusi telah diidentifikasi beberapa peran penting Balai PPI dan KHL terkait REDD+, yang dapat dilaksanakan dalam waktu dekat antara lain: 1) membantu merumuskan FREL sub nasional untuk mencapai target dari FREL nasional; 2) melakukan pemantauan pelaksanaan aksi mitigasi dari sektor kehutanan agar masuk dalam mekanisme REDD+; 3) sosialisasi penerapan safeguards REDD+ dan operasionalisasi SIS REDD+ untuk mendukung REDD+ berbasis kinerja (melanjutkan kolaborasi dengan program LAMA-I); 4) melakukan fasilitasi koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta mendukung kerjasama antara stakeholders yang terkait dalam mewujudkan implementasi penuh REDD+ menuju pembayaran berbasis kinerja; serta 5) menyiapkan sumberdaya untuk mendukung implementasi REDD+, termasuk diantaranya meningkatkan kapasitas SDM secara intensif dan membangun jejaring komunikasi dengan berbagai pihak terkait.

Terkait dengan fasilitasi dan peningkatan kapasitas mengenai REDD+, dari pertemuan ini diharapkan tindak lanjut adanya kegiatan peningkatan  kapasitas untuk SDM di lingkup Balai PPI dan KHL Wilayah Sumatera terkait REDD+ dengan berbagai metode, termasuk secara proaktif mengakses informasi melalui publikasi yang diterbitkan oleh Ditjen PPI. Dalam semangat koordinasi dan sinergi nasional – subnasional, diharapkan pula pada kegiatan-kegiatan selanjutnya, baik di nasional pada umumnya dan di wilayah Sumatera pada khususnya, untuk melibatkan Balai PPI dan KHL Wilayah Sumatera. Sebagai contoh adalah pelaksanaan monitoring-evaluasi implementasi REDD+ per wilayah dan provinsi secara kolaboratif antara Tim Sub Direktorat REDD+ dan Tim Balai PPI dan KHL.  Tindak lanjut selanjutnya yaitu mengumpulkan para pelaku REDD+ di wilayah Sumatera (baik dari kegiatan yang telah, sedang maupun akan dimulai) untuk sharing pengalaman dan pengetahuan, dan mengundang narasumber dari daerah lain (misalnya Provinsi Kalimantan Timur) untuk memperoleh pembelajaran implementasi REDD+. Selain itu diharapkan juga ada distribusi dukungan yang merata bagi provinsi-provinsi, termasuk dukungan dari pihak mitra kerjasama luar negeri. Catatan penutup dari Tim Sub Direktorat REDD+ adalah bahwa kegiatan koordinasi ini akan diusulkan untuk dapat juga dilakukan di Region/Wilayah-wilayah lainnya (Kalimantan. Jawa-Bali-Nusra, Sulawesi, Maluku-Papua) bersama-sama dengan Direktorat lain terkait REDD+ di lingkup DJPPI, dalam rangka menyusun program fasilitasi REDD+ yang utuh.

 

Tags: Mitigasi Perubahan Iklim

membagi informasi ini: