GERAKAN NASIONAL PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM BERBASIS KOMUNITAS.

 

GERAKAN NASIONAL PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM BERBASIS KOMUNITAS.

(Arthomo - Akademi Kompos, Jakarta)

Change Your Behavior, before the Climate Changes You

DISIPLIN PRIBADI

Pagi ini lalin sudah mulai ramai, di perempatan jalan kendaraan dengan tertib menunggu lampu merah berganti hijau, tiba2 beberapa sepeda motor maju melintas meskipun lampu masih merah, dan.... yaaah.... mobil yang mengantre paling depan latah ikut2an menyeberang, kalau dilihat merek mobilnya yg diatas 1M, bisa diperkirakan pemiliknya bukannya orang yg tidak berpendidikan dan klakson mulai berbunyi dibelakang saya, padahal lampu merah masih menyala.

Bila diperhatikan, memang tdk ada petugas yg ada diperempatan itu.

Dari contoh kejadian diatas, terlihat bahwa standard disiplin sebagian masyarakat kita masih karena takut pada hukuman.

Bila akan ada pemeriksaan, baru heboh mempersiapkannya, jadi kita melakukan sesuatu karena mengharapkan hadiah/pujian.

Bagaimana dengan mindset di lingkungan?.

Sampah barang bau dan kotor, pokoknya tidak boleh berada di halaman rumah, harus dibuang.

Dipemukiman pinggir sungai terlihat seorang warga membawa sampah untuk dibuang kekali (tempat sampah terbesar di negara kita), saat di tegor dia menjawab, "itu orang2 lain juga buang sampah, bahkan sampah mereka jauh lebih banyak." Phenomena ini juga berlaku untuk yang buang sampah dan bakar sampah sembarangan.

Mindset sebagian masyarakat kita memang masih melihat orang lain terlebih dahulu, sebelum mengerjakannya sendiri.

Apabila pola pikir setiap orang masih seperti contoh diatas, maka aturan apapun tetap akan dilanggar dan sampah akan tetap berserakan dimana2-mana.

Bagaimana kalau pola pikir/mindset ini kita balik: "saya tidak akan buang sampah sembarang, terserah orang lain melakukan atau tidak, tapi saya tidak akan melakukannya".

Apabila pola pikir ini ada pada diri kita, keluarga kita, tetangga kita, dan setiap orang disekitar kita, maka lingkungan kita akan bersih dari sampah dan rapih, bukan karena tukang kebersihannya yang rajin, tetapi karena warganya tidak mengotorinya.

Disiplin menjadi sikap mental pribadi setiap orang: "Mentaati Peraturan dan Larangan. Melaksanakan Tugas dan Kewajiban, tanpa memikirkan Hukuman ataupun Penghargaan yang akan diberikan."

Semua dilakukan dengan pengertian dan kesadaran, bukan karena terpaksa. Kita mulai dari lingkaran terkecil kita masing2 terlebih dahulu, keluarga, tetangga, kompleks dst.

 

Mari kita pahami, kita kelola bersama, untuk menyelamatkan bumi seisinya

 

Mari secara sadar kita tahan kenaikan suhu bumi di bawah dua derajat celsius

***

membagi informasi ini: