Upaya Dunia Dalam Peningkatan Ambisi Pengendalian Dampak Perubahan Iklim

 

SIARAN PERS
Nomor: SP. 301/HUMAS/PPIP/HMS.3/11/2022 

Indonesia dan 38 negara telah menyampaikan dokumen New or Updated Nationally Determined Contribution kepada Sekretariat UNFCCC pada bulan September 2022 yang menginformasikan komitmen di dalam peningkatan target  NDC. Indonesia dengan judul dokumen Enhanced NDC, meningkatkan target penurunan emisi GRK dengan tetap menjaga prioritas nasional.
 
Talk show bertemakan “More Ambitious NDC” mengawali rangkaian soft diplomacy di Paviliun Indonesia. Talk Show ini bertujuan untuk berbagi pandangan dan pengalaman negara-negara dalam menaikkan target NDC yang lebih ambisius dan rencana implementasi serta upaya menuju penyelarasan net zero emission pada tahun 2050 atau lebih cepat.
 
Di dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menggarisbawahi bahwa kesuksesan implementasi NDC dalam mengurangi emisi GRK membutuhkan komitmen, peran, serta kontribusi dari berbagai pihak, baik pada level nasional maupun sub-nasional. Hasil talkshow ini diharapkan dapat mendorong tujuan bersama dalam mengatasi perubahan iklim.
 
Laksmi Dhewanthi selaku Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK memaparkan bahwa Enhanced NDC Indonesia mencakup konteks nasional baik dalam mitigasi maupun adaptasi perubahan iklim. Selain itu, diperlukan juga informasi untuk memfasilitasi kejelasan, transparansi, dan pemahaman melalui Sistem Registri Nasional (SRN) sebagai Kebijakan Satu Data GRK dan bentuk dukungan kepada Peraturan Presiden No.98 Tahun 2021. 

“Kebutuhan akan means of implementation merupakan penyokong keberhasilan NDC. Melalui Enhanced NDC Indonesia telah meningkatkan target pengurangan emisi GRK yang semula sebesar 29% menjadi 31,89% apabila dengan usaha sendiri (skenario CM1) dan dari 41% menjadi sebesar 43,20 % dengan bantuan luar negeri (skenario CM2) dari BAU (Business as Usual) tahun 2030,” kata Laksmi di Sharm El Sheik, Mesir, tanggal 8 November pada pembukaan Paviliun Indonesia sebagai side event COP27 Konferensi Perubahan Iklim. 
 
Talkshow yang dihadiri oleh pembicara dari Egyptian Environmental Affairs Agency, COP26 Regional Ambassador to Asia-Pacific and South Asia, dan State Secretary of Climate Change, Sustainable Development and Innovation of the Ministry of Environment and Sustainable Development of the Argentine Republic serta tanggapan dari beberapa negara peserta COP 27 mengangkat pentingnya negara-negara untuk meninjau kembali dan memperkuat NDC sebelumnya untuk meningkatkan usaha global dalam mengatasi kenaikan suhu tidak lebih dari 1.5 derajat Celcius sesuai dengan mandat pada Glasgow Climate Pact. Sesuai dengan naiknya target  NDC tersebut, maka negara berkembang mendesak negara-negara maju untuk menyiapkan pendanaan dalam implementasinya.

—————————
Jakarta, KLHK, 10 November 2022 

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, KLHK
Nunu Anugrah  

Website:
www.menlhk.go.id
www.ppid.menlhk.go.id 

Youtube:
Kementerian LHK 

Facebook:
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 

Instagram: 
kementerianlhk 

Twitter:
@kementerianlhk

Tags: Sekretariat Direktorat Jendral

membagi informasi ini: