Kawal 20.000 ProKlim : Optimisme Strategi Pencapaian 20.000 ProKlim

Kawal 20.000 ProKlim : 

Optimisme Strategi Pencapaian 20.000 ProKlim

Upaya penanganan dampak pengendalian perubahan iklim telah dilakukan oleh berbagai pihak di Indonesia, salah satunya kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat tapak. Kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim tersebut tercermin dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) yang di kelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. ProKlim merupakan program berlingkup nasional dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca. Sejalan dengan tujuan ProKlim, Presiden Joko Widodo mengemukakan komitmen pemerintah Indonesia pada acara pembukaan Climate Adaptation Summit (CAS) 2021 tanggal 25 Januari 2021, dimana Indonesia akan melibatkan masyarakat dalam upaya pengendalian perubahan iklim melalui Program Kampung Iklim yang mencakup 20.000 Desa di tahun 2024. 

Pencapaian target 20.000 ProKlim hingga tahun 2024 merupakan jumlah yang besar dan ambisius. Mengingat hingga tahun 2021, jumlah capaian ProKlim yang terdaftar dalam Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) hanya 3.270 lokasi ProKlim. Diperlukan upaya di luar business as usual (BAU) untuk mencapai target tersebut. Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara (BPPIKHL JabalNusa) telah melakukan berbagai upaya untuk menjawab tantangan yang ada, salah satunya melalui pembentukan media Kawal 20.000 ProKlim. Kawal 20.000 ProKlim merupakan media layanan yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan multipihak, serta mensinergikan program kerja yang telah dilaksanakan agar mendukung kegiatan adaptasi dan mitigasi di tingkat tapak. Output terakhir dari media Kawal 20.000 ProKlim adalah pendaftaran aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim maupun ProKlim ke dalam SRN PPI, dimana SRN PPI merupakan basis data yang digunakan untuk pelaporan upaya penurunan emisi ke internasional sesuai dengan Paris Agreement.

 

Pemetaan Potensi Proklim

Kegiatan Kawal 20.000 ProKlim yang telah dilakukan antara lain Pemetaan Potensi Desa untuk didaftarkan menjadi ProKlim. Pemetaan potensi juga dilaksanakan dengan membangun sharing data terkoneksi menggunakan spreadsheet.

Pemetaan potensi program di tingkat desa diantaranya desa organik, desa mandiri energi, desa tangguh bencana, bank sampah, perhutanan sosial, kemitraan konservasi, kelompok tani hutan, masyarakat peduli api, desa wisata/pokdarwis dan beberapa inisiasi program tingkat desa di masing-masing daerah. Diantara lokasi yang telah terpetakan potensi desanya adalah Provinsi Bali, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Jember.

Pengenalan Proklim

Hasil pemetaan potensi Proklim dipergunakan sebagai dasar dalam pengenalan Proklim yang dilaksanakan secara online melalui Klinik SRN PPI maupun secara offline melalui kegiatan sosialisasi. Pembuatan bahan informasi pendukung berupa booklet dan leaflet, dan Klinik SRN secara online maupun secara offline melalui skema mobile Klinik SRN

Pengisian e-katalog 

Dalam kegiatan Klinik SRN, peserta akan diperkenalkan komponen kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Setelah mendapatkan informasi kegiatan apa saja yang termasuk ke adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, peserta akan mengisi pemetaan potensi desa di tautan https://bit.ly/ekatalogproklim. Klinik SRN merupakan upaya pendampingan ke berbagai pihak untuk lebih mengenal ProKlim serta pendampingan untuk mendaftarkan aksi adaptasi dan mitigasi yang telah dilakukan ke dalam SRN. Pengisian e-katalog juga berkolaborasi dengan Dinas PMD dan DLH Kabupaten Jember dengan melibatkan 130 pemerintah desa yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2022.

Data yang terhimpun akan digunakan sebagai dasar pertimbangan BPPIKHL JabalNusa untuk melakukan pendampingan Mobile Klinik SRN secara offline jika di sebuah provinsi/kabupaten telah melaksanakan banyak aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Pendampingan secara offline akan dioptimalkan untuk pengisian form excel dan registri pada SRN PPI.

Pengisian Form Excel dan Registri Proklim pada SRN PPI

Mobile Klinik SRN secara offline dioptimalkan untuk pendampingan pengisian lembar isian excel ProKlim hingga pendaftaran aksi ke SRN PPI.  Berdasarkan hasil pemetaan potensi program di tingkat desa terdapat lebih kurang 10.300 desa di wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara. Berdasarkan pencermatan lebih rinci dari spreadsheet yang dikembangkan, terdapat 551 desa di Provinsi Bali, 45 desa di Kabupaten Trenggalek dan 229 desa di Kabupaten Jember. Upaya jemput bola ini telah dilakukan oleh BPPIKHL JabalNusa sejak tahun 2021 dan menghasilkan peningkatan pendaftaran lokasi ProKlim secara signifikan di tahun 2022. Pada tahun 2021, pengusulan ProKlim di wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara hanya sejumlah 291. Namun di tahun 2022 pengusulan ProKlim meningkat menjadi 428 Lokasi atau terjadi peningkatan sebesar 68%.  

Media Kawal 20.000 ProKlim merupakan sebuah usaha optimis bahwa target 20.000 ProKlim dapat dicapai dengan meningkatkan sinergitas dan keterlibatan multipihak. Terlebih sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam Kawal 20.000 ProKlim (menggunakan zoom meeting dan google form) tergolong mudah sehingga dapat di replikasi oleh pihak manapun agar semakin banyak lokasi yang terhimpun dalam ProKlim dan SRN PPI.

Kehumasan BPPIKHL JabalNusa

Satrio Sapta Nugroho

 

  

 

Tags: Adaptasi Perubahan Iklim

membagi informasi ini: