DIREKTORAT IGRK MPV ADAKAN TRAINING OF TRAINER (TOT) PENGHITUNGAN EMISI GRK MELALUI APLIKASI SIGNSMART DI PROVINSI BALI

 

 

PHOTO/_DSC2021.JPG

 

IGRKMPV- Bertempat di Hotel Hard Rock Café, Kuta – Bali, 10 – 11 Mei 2022, Direktorat Inventarisasi Gas Rumah Kaca dan Monitoring Pelaporan dan Verifikasi Ditjen PPI KLHK menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) Penghitungan Emisi Gas rumah Kaca melalui aplikasi SIGN-SMART pada Provinsi Bali dalam rangka mendukung implementasi Project Strengthening the Capacity of Institutions in Indonesia to comply with the Transparency Requirements  of the Paris Agreement (CBIT Indonesia) 2022 – 2025.

 

ToT dilaksanakan dengan metode penyampaian materi teknis dan simulasi kelompok (working group). Partisipan pada kelompok simulasi dibagi berdasarkan sektor yang diampu oleh masing-masing SKPD lingkup provinsi Bali. Masing-masing kelompok simulasi didampingi oleh fasilitator dari Balai PPIKHL Wilayah Jabalnusra dan Direktorat IGRK dan MPV. Narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini berasal dari Direktorat IGRK dan MPV KLHK, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Balai PPIKHL Wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Udayana Bali.

Direktur IGRK dan MPV dalam sambutan dan arahannya menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kapasitas SDM provinsi sebagai pelaksana, pelaku, dan pelapor dalam melaksanakan mandat penyelenggaraan inventarisasi GRK, mengingat kondisi saat ini menunjukkan bahwa, penyelenggaraan IGRK di sub nasional masih menghadapi sejumlah kendala/hambatan utamanya terkait keterbatasan kapasitas penyelenggara GRK, penyediaan data aktivitas, mekanisme koordinasi, dan pengaturan kelembagaan. Guna optimalisasi penyelenggaraan IGRK di sub nasional, perlu dilakukan peningkatan baik kapasitas sumber daya manusia maupun pada kualitas data aktivitas pada pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk dapat memonitor untuk dapat menyelenggarakan dan melaporkan status emisi GRK melalui SIGN SMART sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Irawan Asaad, Ph.D, Kasubdit Inventarisasi GRK pada sesi paparan teknis menyampaikan mandat global penyelenggaraan IGRK, tujuan, dasar hukum, lingkup kegiatan, pelaksana, pengaturan kelembagaan, alur pelaporan dan progres penyelenggaraan dan pelaporan IGRK provinsi, terkhusus di region Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.Pada kesempatan kedua, Made Dwi Arbani, STP, MSi selaku kepala Bidang pada DKLH Provinsi Bali,menyampaikan peran SKPD dalam mendukung penyediaan data Inventarisasi GRK, dasar hukum penyelenggaraan IGRK di Provinsi Bali, sumber-sumber emisi GRK di Provinsi Bali, serta progress penyelenggaraan IGRK di sektor Limbah dan FOLU di Provinsi Bali.

 

Paparan teknis pada sesi siang berfokus pada pentingnya kesepahaman terhadap data aktivitas yang akan diinput dalam SIGN-SMART. Perlu dilakukan pemilahan terhadap data aktivitas, data kegiatan dan data aksi, serta membangun alat bantu (tools) untuk penjaringan data sebagaimana disampaikan oleh Haryo Pambudi (Kepala Balai PPIKHL Wilayah Jabalnusra). Dr. I Made Sudarma (PPLH Universitas Udayana) memungkasi sesi paparan teknis dengan menguraikan peran yang bisa dimainkan oleh perguruan tinggi dalam penyelenggaraan IGRK di tingkat sub nasional. Perguruan tinggi dapat memperkuat mainstreaming perubahan iklim di lingkungan kampus dan menjadi mitra dalam penyediaan data aktivitas yang akan diinput dalam SIGN-SMART (identifikasi data dan sumber data yang konsisten, verifikasi data, filling the gap,  serta membangun dan mengembangkan berbagai pemodelan dalam metodologi perhitungan emisi/serapan GRK.

 

Empat orang narasumber dari Direktorat IGRK dan MPV mengawali ToT hari kedua dengan memaparkan materi Identifikasi dan Penyediaan data Inventarisasi GRK Sub Nasional melalui platform SIGN-SMART untuk sektor pertanian, kehutanan, limbah dan energi serta IPPU. Guna memperdalam pemahaman peserta terkait penyediaan data aktivitas, dilaksanakan sesi simulasi SIGN-SMART dengan membagi peserta dalam 4 kelompok sektor. Kelompok simulasi diminta untuk melakukan exercise pada akun SIGN-SMART DKLH provinsi Bali, mereview kondisi existing emisi dan penginputan data, melihat gap ketersediaan data, improvement data yang diperlukan dan memetakan peran SKPD dalam penyediaan data. Masing-mesing kelompok simulasi kemudian diminta menyampaikan hasil review dan pembelajarannya kepada kelompok pada sektor lain, yang kemudian akan ditanggapi oleh narasumber pada masing-masing sektor.

 

Materi ToT diakhiri dengan pemaparan Kasubdit IGRK terkait dengan Sistem Pelaporan Inventarisasi GRK Sub Nasional (Provinsi/Kota/Kabupaten) dan rencana tindak lanjut yang diharapkan dari kegiatan ToT ini, diantaranya: memetakan kebutuhan peningkatan kapasitas yang lebih detail pada tingkat Balai, menindaklanjuti kegiatan di Provinsi NTB dengan fasilitasi Balai PPIKHL Wilayah Jabalnusra, membuat WA grup untuk komunikasi lebih lanjut dan menyampaikan hasil kegiatan penghitungan emisi GRK pada Hari Raya Nyepi 2022.

 

Penulis berita:  Allan Rosehan Y., S.P., M.P.

Penanggungjawab berita:  Irawan Asaad, Ph.D

 

Tags: Inventaris GRK dan Monitoring Pelaporan dan Verifikasi

membagi informasi ini: