• Beranda
  • Berita
  • MENDORONG PELAPORAN INVENTARISASI GRK SUB NASIONAL BALAI PPIKHL WILAYAH KALIMANTAN MELAKSANAKAN FASILITASI PENYEDIAAN DATA INVENTARISASI GRK DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

MENDORONG PELAPORAN INVENTARISASI GRK SUB NASIONAL BALAI PPIKHL WILAYAH KALIMANTAN MELAKSANAKAN FASILITASI PENYEDIAAN DATA INVENTARISASI GRK DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

 

 

C:UsersDellDownloadsWhatsApp Image 2021-10-28 at 07.07.18.jpeg

Kegiatan Fasilitasi Penyediaan Data Inventarisasi GRK di Provinsi Kalimantan Selatan

 

Banjarbaru_BPPIKHL Kalimantan. Dalam rangka mendorong berbagai pihak dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan dan pelaporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK),  Balai PPIKHL Wilayah Kalimantan bersama Direktorat IGRK dan MPV Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) melaksanakan kegiatan Fasilitasi Penyediaan Data Inventarisasi GRK di Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (27/10/2021).

Diselenggarakan secara hybrid dari Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, kegiatan ini diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi Kalimantan Selatan secara tatap muka (offline), Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota Lingkup Provinsi Kalimantan Selatan, serta OPD yang membidangi Lingkungan Hidup di wilayah regional Kalimantan yang mengikuti secara daring (online).

“Perlu adanya peningkatan Komitmen, kesiapan, kesamaan persepsi/pemahaman para pemangku kepentingan dalam penyelenggaran inventarisasi GRK”,ungkap Irawan Asaad, Kepala Sub Direktorat Invetarisasi GRK Berbasis Lahan.

Irawan juga menjelaskan bahwa inventarisasi GRK merupakan hal penting, karena dapat digunakan untuk  mengetahui status emisi GRK suatu wilayah apakah naik atau turun, sehingga dapat digunakan sbagi acuan dalam penentuan aksi adaptasi & mitigasi perubahan iklim agar perencanaan kegiatan dan program  menjadi lebih baik serta terarah.

C:UsersDellDownloadsWhatsApp Image 2021-10-28 at 07.07.18 (1).jpeg

Paparan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan

Proses penyusunan Inventarisasi GRK  Provinsi Kalimantan Selatan sendiri saat ini telah memasuki tahap akhir seperti yang diungkapkan Hanifah Dwi Nirwana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami sampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sudah pada tahap akhir penyusunan laporan Inventarisasi GRK tahun ini. Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan laporan penyelenggaraan inventarisasi GRK sangat berguna untuk evaluasi seberapa besar keberhasilan program dan kegiatan pemerintah daerah dalam rangka upaya penurunan emisi GRK”, ungkap Hanifah.

Hanifah juga menyampaikan bahwa penurunan emisi GRK di Provinsi Kalimantan Selatan untuk tahun 2020 mampu menurunkan emisi GRK sebanyak 14 % lebih besar dari target  yang ditentukan oleh Pemerintah Provinsi sebelumnya, sedangkan di tahun 2021 kontribusi penurunan emisi sebesar 31,1% dari semua sektor.

Penurunan emisi GRK Provinsi Kalimantan Selatan sebagian merupakan hasil dari penerapan gerakan Revolusi Hijau dan Pemulihan Lingkungan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Beberapa kegiatan gerakan Revolusi Hijau yang sudah dilakukan pada tahun 2021 antara lain Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (Rehab DAS) oleh Perusahaan terkait Izin Pinjam pakai Kawasan Hutan (IPPKH), Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Penanaman melalui Kegiatan Perhutanan Sosial, Penanaman oleh UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)/ Tahura, Pemulihan Lahan Akses Terbuka (LAT), Pembangunan Ekoriparian, Pembinaan Masyarakat Desa Gambut dan Revegetasi  Kawasan Hidrologis Gambut (KHG), serta beberapa kegiatan penanaman pohon lainnya.

Irawan juga menambahkan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi yang aktif dalam penyampaian laporan penyelenggaraan invetarisasi GRK kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.  Berdasarkan data, dari tahun 2018 sampai dengan 2020 Provinsi Kalimantan Selatan selalu menyapaikan laporan Inventarisasi GRK.

Untuk meningkatkan kapasitas parapihak dalam pelaporan emisi GRK, pada kegiatan fasilitasi juga dilaksanakan praktek pengenalan dan penggunaan aplikasi Sign Smart (Sistem Inventarisasi GRK Nasional Sederhana, Mudah, Akurat, Ringkas, dan Transparan) yang langsung disampaikan oleh tim Direktorat IGRK dan MPV. 

    C:UsersDellDownloadsWhatsApp Image 2021-10-29 at 08.23.22 (1).jpeg

Sesi praktek dan pengenalan aplikasi Sign-Smart oleh Tim Direktorat IGRK dan MPV

 

Tri Setiawan, Kepala Seksi Perubahan Iklim Balai PPIKHL Wilayah Kalimantan, berharap dengan diselengarakannya kegiatan fasilitasi ini, diharapkan pemerintah kabupaten/ kota dan pemerintah provinsi di wilayah Kalimantan semakin aktif dalam melaporkan hasil inventarisasi GRK kepada KLHK seperti yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 71 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional (GRK). 

Sebagaimana tertuang dalam peraturan tersebut bahwa laporan inventarisasi GRK nasional melibatkan partisipasi aktif pemerintah sub-nasional (provinsi, kabupaten dan kota) secara berjenjang.  Bupati dan/atau Walikota melaporkan hasil kegiatan inventarisasi GRK kepada Gubernur secara berkala satu kali dalam setahun, kemudian Gubernur akan melaporkan hasil kegiatan inventarisasi GRK dari kabupaten dan/atau kota kepada Menteri satu kali dalam setahun.  

(Humas Balai PPIKHL Wilayah Kalimantan 2021; Seksi Perubahan Iklim; AF/RDA; Editor: NFA)

Tags: Inventaris GRK dan Monitoring Pelaporan dan Verifikasi

membagi informasi ini: