• Beranda
  • Berita
  • Penjaringan Data Implementasi Adaptasi dan Mitigasi Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Klungkung

Penjaringan Data Implementasi Adaptasi dan Mitigasi Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Klungkung

 

20210515bali0301Banyak dan beragamnya aktivitas keseharian masyarakat kerap tanpa disadari adalah bagian dari aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim menjadi salah satu pertimbangan pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan pengendalian perubahan iklim dan kebakaran hutan dan lahan di BPPIKHL JabalNusa. Dimulai pada minggu terakhir Bulan April yaitu tanggal 28 – 30 April 2021, dengan salah satu lokasi sasaran Kabupaten Klungkung Provinsi Bali.

Kegiatan monev dilakukan sebagai upaya pemetaan lokasi dan penjaringan potensi unit managemen, salah satunya melalui bitly http://bit.ly/DJPPI20000ProKlim dan bitly https://bit.ly/DJPPIGahkarhutla. Dengan alat kerja ini diharapkan dapat terkumpul informasi penting untuk melihat konteks keseluruhan dalam upaya mendukung implementasi adaptasi dan mitigasi pengendalian perubahan iklim dan kebakaran hutan dan lahan.

Dua desa yang didatangi tim dari Balai yang didampingi oleh tim Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung yaitu Desa Paksebali dan Desa Besan di Kecamatan Dawan. Potensi di kedua desa ini cukup menarik, pengelolaan sampah dengan pemilahan dan pemanfaatan untuk pupuk organik telah dilakukan. Keduanya berada diluar kawasan hutan dan merupakan dataran hingga perbukitan, merupakan desa wisata di Kabupaten Klungkung.

Berdasar informasi yang dihimpun oleh Atik Murwatiningrum, S.Sos sebagai tim dari Balai, didapatkan informasi baik Desa Paksebali maupun Desa Besan sama sekali belum pernah mengetahui tentang adaptasi dan mitigasi pengendalian perubahan iklim, begitu pula dengan ProKlim dan atau istilah lain dalam pengendalian perubahan iklim. Dalam kesempatan ini tim juga sekaligus melakukan sosialisasi langsung kepada perangkat Desa dan masyarakat di Desa Paksebali dan Besan.

20210515bali0302

 

Pada penggalian data dan observasi awal yang dilakukan tim, sesungguhnya berbagai aksi adaptasi dan atau mitigasi telah dilakukan oleh masyarakat di dua desa antara lain, pengelolaan sampah dengan pemilahan dan pembuatan pupuk organik dari sampah rumah tangga, penanaman pohon disekitar sumber mata air, pengkayaan pekarangan rumah dengan berbagai jenis tanaman yang akan meningkatkan cadangan karbon, adanya penggunaan biogas dari kotoran ternak meski dalam skala kecil, pengendalian vector nyamuk serta gerakan kebersihan lingkungan. Sebagian kegiatan yang rutin dilakukan telah terdokumentasi dengan baik, namun tidak sedikit pula yang tidak terdokumentasi karena telah menjadi kebiasaan yang dianggap sebagai pola hidup masyarakat. Sebuah hal yang membanggakan bahwa masyarakat di Desa Paksebali dan Besan menjadikan beberapa gaya hidup ramah lingkungan sebagai aksi nyata dan potensi yang dapat dikembangkan untuk pengembangan lokasi ProKlim dimasa depan.

Kehumasan BPPIKHL JabalNusa

Endah Sulistyowati, S.Hut

Atik Murwatiningrum, S.Sos

20210515bali0303

Tags: Sekretariat Direktorat Jendral

membagi informasi ini:

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT