Usai Kabupaten Pinrang, Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi Lanjut bentuk MPA di Kabupaten Toraja Utara

Diikuti dua desa di Kabupaten Toraja Utara, Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Balai PPIKHL) Wilayah Sulawesi bentuk dua kelompok MPA di Kabupaten Toraja Utara sejak Hari Senin kemarin (29/3) hingga hari ini (30/3).

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sebagian besar disebabkan karena ulah manusia. Sehingga, langkah terbaik untuk mencegah karhutla adalah melalui peningkatan kesadaran masyarakat hingga pelibatan langsung masyarakat dalam pengendalian karhutla. Salah satunya melalui pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) di daerah – daerah rawan kebakaran.

MPA dapat menjadi solusi terbaik pengendalian karhutla. Hal ini dipengaruhi oleh domisili anggota MPA adalah di sekitar titik – titik pengawasan karhutla.

Pembentukkan MPA yang telah digalakan sejak Tahun 2020 kemarin, hingga kini berhasil membentuk kurang lebih 28 kelompok MPA yang tersebar pada wilayah kerja Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi. Prioritas pembentukan MPA adalah daerah – daerah rawan karhutla.

Salah satu daerah rawan tersebut adalah Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara. Pembentukkan MPA pada Kecamatan Nanggala ini diikuti oleh dua desa, yaitu Desa Tandung Nanggala dan Desa Lambag Lilikira.

Kegiatan ini dihadiri sebanyak 30 peserta dengan total 15 anggota MPA dari Desa Tandung Nanggala dan 15 orang lainnya dari Desa Lilikira. Dibuka langsung oleh Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi, pembentukan MPA berlangsung kondusif dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid – 19.

Terlihat hadir dalam acara tersebut Kepala Daops Manggala Agni Sulawesi II, Camat Nanggala, Kepala Desa Tandung Nanggala, Kepala Desa Lilikira, dan perwakilan dari KPH Saddang II. Kegiatan diawali dengan pembagian atribut peserta, seperti baju dan perlengkapan menulis lainnya kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi, Ir. I MGS Rimbawan, M.Si dan Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara.

Dalam arahannya Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam upaya pengendalian karhutla melalui pembentukan MPA ini.

“Mereka [MPA] inilah yang dengan sukarela peduli terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang telah dilatih dan dibeti pembekalan serta dapat diberdayakan untuk membantu kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan “ kata Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi dalam arahannya pada pembukaan acara pembentukan MPA.

Setelah prosesi pembukaan acara, peserta kemudian diberikan pembinaan teoritik dan praktik oleh Anggota Manggala Agni Daops Sulawesi II Posko Toraja dan KPH Saddang II. Pada materi praktik, MPA diajarkan untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan alat – alat pemadaman yang disediakan.

Tim Publikasi Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi / FHS

Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan

20210404sul010120210404sul010220210404sul010320210404sul010420210404sul010520210404sul0106


membagi informasi ini:

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT