Pembinaan Brigdalkarhut Demi Sulawesi Utara Bebas Karhutla dari Tingkat Tapak

 

Manado, 17 November 2020. “Mencegah lebih baik dari memadamkan” layaknya menjadi slogan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pengelolaan manusia sebagai elemen penting dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan merupakan langkah strategis pencegahan karhutla. Salah satunya adalah melalui pembinaan regu brigdalkarhutla.

Langkah preventif pencegahan karhutla seperti, membangun sinergitas dengan Dinas Kehutanan Provinsi, Kesatuan19112020sul0501 Pengelolaan Hutan (KPH), maupun pemegang izin kawasan hutan lainnya, sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di masyarakat sekitar daerah rawan kebakaran, patroli pencegahan, hingga peningkatan kapasitas SDM pengendali karhutla. Tanggung jawab pengendalian karhutla merupakan tanggungjawab berbagai pihak, karenanya diperlukan kerjasama yang baik untuk optimalisasinya. Hal itulah yang dilakukan oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Balai PPIKHL) Wilayah Sulawesi melalui Manggala Agni Daops Sulawesi IV dalam kegiatan Pembinaan Regu Brigdalkahutla KPH Lingkup Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 15 – 17 November 2020 di Hotel Best Western The Lagoon, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara ini diikuti oleh 30 peserta dari Dinas Kehutanan, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), dan Tahura.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara. Pembukaan kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara, dihadiri juga oleh Kepala Balai KSDA Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi, Kepala Bidang PKSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara, Kepala – kepala KPH, dan Kepala Tahura Gunung Tumpa. Dalam sambutan Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi, Bapak I MGS Rimbawan menegaskan pentingnya keterlibatan setiap pihak dalam penanggulangan karhutla.

“Menyadari kompleksitas permasalahan karhutla, diperlukan keterlibatan para pihak. Hal ini juga ditegaskan kembali dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 32 Tahun 2016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan yang mendorong keterlibatan semua pihak dalam pelaksanaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya masing – masing” ujarnya.

Melalui pembinaan regu brigdalkarhutla ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kapasitas daerah dalam melaksanakan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Terbagi menjadi dua agenda utama, yaitu materi teori dan praktek, peserta akan diperkaya dengan berbagai pengalaman dan perkembangan teori terkait karhutla.

Fridollyn Hendriyani Suardi, S.Hut / Tim Publikasi Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi


 

 
   


Dokumentasi Pelaksanaan Pembinaan

19112020sul0502

 

19112020sul0503

19112020sul0504

membagi informasi ini:

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT