BIMTEK K3 UNTUK MANGGALA AGNI

 Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), melaksanakan Kegiatan Bimbingan Teknis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) secara virtual (13/10) kepada anggota Manggala Agni. Sebagai narasumber Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan menghadirkan Hendra Susanto dari PT. Indonesia Jasa K3 dan Wahyu Sukotjo dari Lembaga Sertifikasi Profesi Kehutanan Indonesia.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Basar Manullang mengungkapkan tugas dalam bidang pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diemban oleh Manggala Agni Daops dan Brigdalkarhutla merupakan pekerjaan dengan risiko kesehatan dan kecelakaan yang tinggi.

“Tahun lalu, anggota kita terpaksa harus dirawat di rumah sakit karena kecelakaan kerja, bahkan ada yang sampai menjemput ajalnya, dari situ kita harus meningkatkan kedisiplinan dalam keselamatan dan kesehatan mulai dari fase pencegahan, pemadaman serta pasca pemadaman,”ungkap Basar

“Terlebih lagi sekarang, dengan adanya wabah pandemi Covid-19 petugas di lapangan harus selalu disiplin dengan protokol kesehatan,” tambah Basar.

Kegiatan dalam rangka meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan dan sikap Manggala Agni khususnya dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja ini diikuri oleh Manggala Agni Daops dan Brigdalkarhutla Balai PPIKHL di seluruh Indonesia melalui media virtual dengan peserta berjumlah 74 orang.

15102020pkhl0301

Kedua narasumber memberikan materi meliputi Dasar Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Manajemen Risiko, Pengenalan Tanggap Darurat, Teori Dasar Api, Risiko Kebakaran dan Prosedur Evakuasi, Basic Life Support, K3 dalam kaitannya dengan Kompetensi Bidang Dalkarhutla, serta K3 Dalam Rangka Antisipasi dan Adaptasi Pandemi Covid-19.

Manggala Agni Daops dan Brigdalkarhutla Balai PPIKHL harus terus bersemangat membuka wawasan, keingintahuan yang tinggi dan selalu mengasah diri dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja saat bertugas. Rencananya kegiatan serupa akan dilaksanakan pada tahun mendatang dengan tatap muka supaya lebih mendalam dan langsung bisa dipraktikan.

Basar mengungkapkan bahwa pekerjaan Manggala Agni mempunyai risiko yang berat. Manggala Agni harus mamahami bahaya dan risiko dari pekerjaannya sehingga bisa memahami tindakan pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan.

“Manggala Agni harus bisa mengetahui bagaimana bertindak dalam keadaan darurat, serta bisa melindungi rekan kerjanya dari risiko kecelakaan kerja,”ungkap Basar.

Basar mengharapkan setelah mendapatkan materi K3 ini Manggala Agni yang menjadi ujung tombak pengendalian karhutla lebih waspada dalam menjaga keselamatan dalam kerja-kerja lapangannya.

15102020pkhl0302

15102020pkhl0303

Tags: Pengendalian Kebakaran Hutan

membagi informasi ini:

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT