Upaya Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayahnya, Manggala Agni Daops Sulawesi II Lakukan Patroli Terpadu di Lima Desa

Mencegah kebakaran hutan dan lahan jauh lebih baik dibandingkan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran hutan dan lahan yang dapat dicegah merupakan salah satu partisipasi dalam memastikan kualitas udara yang dapat dihirup oleh masyarakat dan menekan jumlah emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di Indonesia. Terdapat beberapa langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sulawesi (Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi) melalui Manggala Agni. Salah satunya adalah Patroli Terpadu.

Pelaksanaan patroli terpadu bertujuan untuk mengoptimalkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di tingkat tapak melalui peningkatkan sinergitas antara Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi, dalam hal ini Manggala Agni Daerah Operasional (Daops) Sulawesi II, bersama aparat brigade kebakaran hutan dan lahan (brigdalkarhut) lainnya, seperti TNI, POLRI, perangkat desa, MPA, dan masyarakat pada desa – desa rawan kebakaran hutan dan lahan di wilayah kerja Daops Manggala Agni.

Patroli terpadu dilaksanakan tanggal 9 – 12 September 2020 pada 5 desa sasaran di wilayah kerja Manggala Agni Daops Sulawesi II. Anggota Manggala Agni Daops Sulawesi II dibagi menjadi 5 tim patroli, yaitu untuk Desa Kole Palian, Kecamata Bittuang, Kabupaten Tana Toraja; Desa Bau, Kecamata Bongkaradeng, Kabupaten Tana Toraja; Desa Tanete, Kecamata Anggeraja, Kabupaten Enrekang; Desa Kuku, Kecamata Pamona Utara, Kabupaten Poso; dan Desa Lembantonara, Kecamata Mori Utara, Kabupaten Morowali Utara. Desa – desa ini dipilih berdasarkan potensi rawan kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau yang akan datang.

Dalam pelaksanaan patroli terpadu ini, Manggala Agni Daops Sulawesi II bersama anggota brigdalkarhut melakukan koordinasi pada perangkat desa setempat sebelum melaksanakan inventarisasi dan penggalian informasi terkait karakteristik desa dan permasalahan karhutla, melakukan sosialisasi, penyadartahuan, dan pembinaan pada masyarakat, hingga Melaksanakan pemadaman dini jika menemukan kebakaran awal. Dari pelaksanaan patroli terpadu, masyarakat dan perangkat desa yang menerima sosialisasi bersiap mendukung Manggala Agni dalam menginformasikan apabila terdapat kejadian kebakaran hutan dan lahan di daerahnya.

Penulis : Fridollyn Hemdriyani Suardi, S.Hut / Tim Publikasi Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi

 

Dokumentasi Patroli Terpadu

 

16092020sul0401 16092020sul0402

16092020sul0403 16092020sul0404

Tags: Pengendalian Kebakaran Hutan

membagi informasi ini:

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT