Penguatan Wisata Alam dan Mainstreaming Perubahan Iklim pada Ajang Pemilihan Duta Wisata Tahun 2019

 

Penguatan Wisata Alam dan Mainstreaming Perubahan Iklim

pada Ajang Pemilihan Duta Wisata Tahun 2019

Ajang pemilihan duta wisata yang kembali digelar pada tahun 2019 merupakan salah satu media yang dimanfaatkan oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Jawa Bali Nusra sebagai sarana untuk memberikan gambaran tentang success story kegiatan rehabilitasi mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1990-an. Saat ini kondisi vegetasi di Tahura Ngurah Rai sudah menunjukkan perkembangan yang sangat baik, bahkan hampir semua lahan tertutup vegetasi mangrove. Lebih lanjut staf Balai PPIKHL yang bertindak sebagai pendamping juga menekankan peran mangrove yang memberikan manfaat dalam pengurangan emisi gas rumah kaca. Antusiasme masyarakat dan berbagai pihak untuk melaksanakan rehabilitasi mangrove di sekitar Tahura Ngurah Rai masih sangat tinggi, hal ini patut di apresiasi dan dijadikan contoh untuk masyarakat di daerah lain yang mempunyai potensi mangrove dengan kondisi yang terdegradasi.

balinov1921

Ekowista mangrove Tahura Ngurah Rai terpilih menjadi salah satu destinasi kunjungan 34 pasang finalis duta wisata dari 34 provinsi di Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 12-16 November 2019. Ajang pemilihan duta wisata ke-14 difokuskan kepada pengembangan wisata pada era revolusi industri 4.0 yang menitikberatkan pada promosi wisata melalui media digital. Mangrove memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar dan secara ekologis juga melindungi daratan dari abrasi dan intrusi air laut serta mampu menyimpan karbon.Penyampaian peran penting keberadaan mangrove yang disampaikan selama kunjungan lapangan diharapkan dapat memberikan tambahan pengalaman, informasi dan pengetahuan tentang potensi wisata yang ada di Bali sebagai referensi pengembangan wisata alam yang sekaligus berkontribusi dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Kunjungan duta wisata ke ekowisata mangrove diharapkan dapat dijadikan sarana bertukar pikiran dan sekaligus membentuk agen-agen yang akan meyebarluaskan informasi peran penting mangrove dalam konteks pariwisata dan pengendalian perubahan iklim. Duta wisata tahun 2019 diharapkan mampu mempromosikan wisata ramah lingkungan yang ada di daerah masing-masing melalui berbagai media sosial. Kunjungan duta wisata dari seluruh provinsi di Indonesia menjadi salah satu media BPPIKHL JBN dalam menyisipkan pesan ajakan untuk tidak hanya fokus pada ajakan berwisatanya saja, namun juga menghimbau wisatawan untuk menjaga perilakunya dalam menghargai alam, seperti tidak membuang sampah sembarangan. Kekuatan pariwisata yang bertumpu pada alam dan budaya sejalan dengan kebijakan di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Diakhir kunjungan, perwakilan panitia Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2019 memberikan kenang-kenangan berupa sertifikat kepada Balai PPIKHL Jabanusra sebagai fasilitator pada kunjungan ini. Mari bijak berwisata, raga bahagia, kelestarian alam terus terjaga, Salam Lestari.

(Ikhwan-Made Suartana, BPPIKHLJBN)

membagi informasi ini:

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT