Manggala Agni Daops Muara Bulian Sukses Laksanakan Dua Fase Patroli Terpadu

Manggala Agni Daops Muara Bulian Sukses Laksanakan Dua Fase Patroli Terpadu

sumokt1931

Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan tidak terlepas dari upaya tindak pencegahan. Salah satu upaya dalam tindak pencegahan kebakaran hutan dan lahan diantaranya adalaha Patroli Terpadu, diinisiasi langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Berbeda dengan jenis patroli lain, Patroli ini melibatkan unsur TNI, Polri, dan Masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA). Satu tim dalam satu posko Patroli Terpdu terdiri dari dua orang angota Manggala Agni, satu orang anggota Babinsa TNI, satu orang anggota Bhabinkatibmas Polri, dan satu orang MPA.

sumokt1932

Tim Patdu saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat

Penambahan unsur TNI dan Polri untuk menambah kekuatan patroli dalam tindakan penegakan hukum, jika terbukti terdapat pelanggaran kebakaran hutan dan lahan baik yang dilakukan oleh masyarakat ataupun korporasi. MPA menjadikan pelibatan masyarakat diluar pemerintahan dapat bersinergi denagan baik demi meminimalisir kejadian karhutla.

sumokt1933

Tim Patdu saat melakukan pengecekan areal rawan terbakar

Tujuan utama dari adanya Patoli Terpadu (Patdu) ini adalah melakukan deteksi dini pada areal rawan kebakaran, melakukan sosialisasi dan penyadartahuan kepada masyarakat tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan, mewujudkan kehadiran pemerintah dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan di tingkat tapak, dan melakukan pemadam dini apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

sumokt1934

Tim Patdu saat melakukan pemadaman lahan

Di tahun 2019, Manggala Agni Daerah Operasi Muara Bulian telah sukses melaksanakan dua fase Patroli Terpadu yang terbagi dalam dua bulan pelaksanaan. Fase pertama dilaksanakan pada tanggal 11 Juli - 9 Agustus 2019 dan fase kedua pada 12 Agustus – 10 September 2019. Pada setiap fase Daops Muara Bulian memusatkan kegiatan patroli di dua posko di Wilayah Kabupaten Batanghari. Posko Patroli Terpadu di Desa Teluk Leban Kecamatan Maro Sebo Ulu dan di Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang. Seluruh pendanaan dari dua fase Patroli Terpadu ini berasal dari DIPA Balai PPIKHL Wilayah Sumatera.

Selama kegiatan Patroli Terpadu Daops Muara Bulian telah berhasil melaksanakan setiap unsur yang ada dalam patroli tersebut. Terdapat empat unsur utama Patroli Terpadu yang telah dilaksanakan. Pertama, pengaktifan posko berjenjang (penetapan lokasi, penyiapan kelengkapan dan pengaktifan jalur komunikasi posko). Kedua, Kegiatan peninjauan lapangan meliputi , monitoring kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan, mendatangi tempat masyarakat yang sedang beraktifitas dengan potensi penggunaan api, pengecekan sumber air, pengecekan kedalaman tinggi muka air, pengecekan tingkat kekeringan vegetasi, melakukan antisipasi atau pemadaman dini pada saat menemukan kebakaran. Ketiga, kegiatan pelibatan masyarakat, dan keempat, monitoring dan evaluasi. (Balai PPIKHL Wil. Sumatera/Daops MBL/Deki).

membagi informasi ini:

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT