PEMADAMAN KARHUTLA DI LOKASI TAMAN NASIONAL BUKIT DUA BELAS

 

PEADAMAN KARHUTLA DI LOKASI

TAMAN NASIONAL BUKIT DUA BELAS

Srl/28 Agustus

Melihat dari beberapa bulan belakangan, Manggala Agni KLHK Daops Sarolangun terus melakukan pemadaman dibeberapa titik. Salah satunya terjadi di Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD). Manggala Agni KLHK Daops Sarolangun bersama Satgas Karhutla terus berusaha memadamkan api yang semakin hari terus meluas dan sulit dikendalikan.

Topografi yang berbukit terjal membuat pemadaman ini sulit dilakukan, belum lagi sumber air yang sangat jauh dan sulit untuk dapat menyuplai air ke nozzle untuk melakukan pemadaman langsung.

Kegiatan pemadaman dilakukan secara bersama-sama selama 7 hari mulai dari yanggal 21 s/d 27 Agustus 2019 oleh personil gabungan Regu Dalkar TNBD, TNI, Manggala Agni KLHK Daops Sarolangun, MPA, SAD dan MMP.

Dantim pemadaman (Saefullah, S.Hut, M.Sc/Kepala SPTN Wil II Tebo) saat dikonfirmasi mengatakan bahwa telah melakukan pemadaman ini selama kurang lebih 1 minggu bersama tim Satgas Karhutla Sarolangun. “kita telah melakukan pemadaman kurang lebih 1 minggu ini, mulai dari hanya menggunakan peralatan manual seperti jetshutter dan membuat sekat bakar, ilaran api dan menggunakan peralatan manual lainnya,” ungkapnya. “Dan akhirnya beberapa hari terkahir kita dapat melakukan teknis pemadaman dengan menggunakan peralatan lengkap pemadaman sampai akhirnya lokasi pemadaman diguyur hujan deras,” tambahnya.

Api saat ini sudah dapat dipastikan padam karena telah diguyur hujan selama dua hari ini. “areal lokasi pemadaman diperkirakan 15 Ha, juga sudah tersiram hujan 2 kali yaitu pada jam 13.00 kemarin dan pagi ini sekitar jam 07.30 WIB,” katanya.

Manggala agni yang dimintai keterangan saat itu melalui Komandan Regu 1 (Harry, S.E) mengatakan bahwa bahwa Manggala Agni KLHK Daops Sarolangun awalnya dimintai personel oleh Resort TNBD sebanyak 6 orang saja, untuk melakukan pemadaman tak langsung dilokasi karena kendala sumber air yang jauh dari lokasi kebakaran, dan pada waktu 5 hari pemadaman secara manual barulah memberangkatkan 1 regu pemadaman (15 org) untuk mematikan api dilokasi karena sumber air telah dapat dijangkau .

“awalnya kita hanya dimintai 6 orang saja, untuk pemadaman tak langsung secara manual, dan barulah kemarin pada tanggal 26 agustus kita berangkat 1 regu untuk pemadaman langsung dilokasi,” katanya.

“Alhamdulillah api saat ini sudah dapat dikendalikan, berkat keras semua tim dan dibantu juga oleh Yang Maha Kuasa dengan diturunkanya hujan di lokasi pemdaman selama 2 hari ini,” tambahnya.

 sepsum1961

sepsum1962

 

 

 

 

membagi informasi ini:

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT