Manggala Agni siaga lakukan pengendalian karhutla di Bulan Ramadhan

 

pkhlmei1911

 


Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jumat, 10 Mei 2019.
Meskipun sedang menjalani puasa, Manggala Agni KLHK tetap siaga di lapangan melakukan berbagai kegiatan pengendalian karhutla. Sejak awal Mei, Manggala Agni Provinsi Riau dan Sumatera Selatan melaksanakan patroli terpadu bersama para pihak, dan akan dilaksanakan hingga akhir Mei. Patroli terpadu sebelumnya juga telah dilaksanakan bulan Maret dan April di wilayah Kalimantan, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Selain patroli terpadu, Manggala Agni juga melakukan kegiatan pemantauan titik panas (hotpsot), pengecekan lapangan, bahkan Manggala Agni juga melakukan pemadaman.

pkhlmei1912
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan menyampaikan bahwa meskipun sebagian besar anggota Manggala Agni sedang menjalankan puasa di bulan Ramadhan ini, bukan berarti mereka mengurangi kesiapsiagaannya dalam mengantisipasi karhutla.


“Di bulan puasa ini, Manggala Agni tetap melakukan kegiatan lapangan seperti patroli, baik patroli terpadu bersama para pihak maupun patroli mandiri. Selain itu, Manggala Agni juga terus melakukan pemantauan hotspot, dan pengecekan lapangan pada hotspot yang terpantau”, tambah Raffles.


Seperti yang dilakukan oleh Manggala Agni Daops Singkawang, Kalimantan Barat. Groundchek dilakukan di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Jarak yang cukup jauh dan cuaca panas tidak mengurangi semangat Manggala Agni untuk mencapai titik lokasi. Hasil groundchek ditemukan areal yang masih terbakar dan segera dilakukan pemadaman dini.


Pada Bulan Puasa ini, pemadaman juga dilakukan Manggala Agni Daops Dumai di Jalan Batu Bintang RT 04 Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai. Pemadaman ini sudah berjalan hingga hari keenam yang dilakukan bersama-sama dengan Tim Posko Terpadu Tanjung Palas, TNI, POLRI, dan masyarakat sekitar. Saat ini mereka menuntaskan sisa-sisa bara api yang berada di tunggul-tunggul kayu untuk memastikan api benar-benar padam.


Sementara itu, perbandingan total Jumlah hotspot tahun 2018 dan 2019, periode 1 Januari – 9 Mei 2019 berdasarkan Satelit NOAA terdapat 448 titik, pada periode yang sama tahun 2018 jumlah hotspot sebanyak 512 titik, terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 64 titik (12,50 %).

pkhlmei1913

pkhlmei1914

membagi informasi ini: