Di Hari Pendidikan, Miss Earth Indonesia Kampanyekan Pencegahan Karhutla Kepada Pelajar

 

Di Hari Pendidikan, Miss Earth Indonesia Kampanyekan Pencegahan Karhutla Kepada Pelajar

summei1951

Banyuasin, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis, 2 Mei 2019.

KLHK melalui Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan dan Balai PPIKHL Wilayah Sumatera bersama Miss Earth Indonesia 2018, Ratu Vashti Annisa, melakukan kampanye pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui gerakan visit to school. Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, acara dilaksanakan di SMA Plus Negeri 2 Banyuasin, Kecamatan Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin (02/02/2019).

Miss Earth Indonesia mewakili generasi muda Indonesia yang peduli lingkungan diharapkan mampu menjadi influencer, untuk membantu terciptanya gerakan cinta lingkungan pada masyarakat.

summei1952Kali ini sasaran dari kampanye pencegahan karhutla adalah para pelajar yang berada di daerah rawan karhutla. Mereka adalah generasi muda yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Mereka juga akan akan menjadi generasi penerus di masa depan yang diharapkan memiliki sikap dan kepedulian yang baik kepada lingkungan.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan menyampaikan bahwa kampanye pencegahan kebakaran hutan dan lahan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan terutama dari ancaman karhutla.

“Selain itu juga kampanye dilakukan untuk terus mengajak dan melibatkan masyarakat agar bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Berawal dari hal-hal sederhana di wilayah tempat tinggalnya, untuk tujuan besar mencegah kebakaran dan kabut asap yang kerap ditimbulkannya,” tambah Raffles.

Selain melakukan kunjungan ke sekolah, Miss Earth Indonesia juga melakukan kunjungan ke kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Pelajau, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan keberadaan dan aktivitas MPA sebagai mitra KLHK dalam pengendalian karhutla di tingkat tapak.

Tidak hanya itu, gadis yang biasa dipanggil Vashti ini, berkesempatan menyaksikan simulasi pemadaman karhutla dan juga pengolahan alternatif limbah biomassa melalui pemanfaatan cuka kayu yang dilakukan oleh Manggala Agni Daops Banyuasin, Balai PPIKHL Wilayah Sumatera.

Dalam kesempatan tersebut, Vashti menyampaikan apresiasi kepada Manggala Agni yang telah melakukan berbagai upaya di lapangan untuk mengendalikan karhutla, baik upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla.

“Saya sangat bangga kepada Manggala Agni dan mengucapkan terima kasih atas perjuangan dan pengabdiannya mengendalikan kebakaran hutan dan lahan. Manggala Agni adalah ujung tombak KLHK dalam pengendalian karhutla. Manggala Agni juga sangat perlu dukungan masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta bencana kabut asap”, tandas Vashti.

summei1953

membagi informasi ini:

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT