Pembentukan MPA ( Masyarakat Peduli Api) oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Lahan Wilayah Sumatera

 Pembentukan MPA ( Masyarakat Peduli Api) oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Lahan Wilayah Sumatera

summei1941

Pembentukan MPA (Masyarakat Peduli Api) oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Lahan Wilayah Sumatera dilaksanakan di wilayah kerja Manggala Agni Daops Sarolangun, Selasa (30/04/2018). Pelaksanaan kegiatan terserbut berlokasi di Desa Lamban Sigatal dan Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Pembentukan MPA kali ini dihadiri oleh perwakilan Balai PPIKHL Wilayah Sumatera, Arthur D, Sinaga, S.Pi, M.Si; Kadaops Sarolangun, Muhamad Hakim; Kades Lamban Sigatal, Adami Tamsir; dan perwakilan dari Ditjen PPI Kementerian LHK, Suwarna & Reinhart.

summei1942Dalam sambutannya, Kepala Desa Lamban Sigatal mengatakan bahwa harapan terbesar dari kegiatan ini adalah terletak pada tindak lanjut setelah pembentukan ini, dimana MPA ini nanti akan diperlukan, saling bahu membahu bersama pemerintah terkait pencegahan karhutla khususnya di desa rawan .

Menanggapi hal tersebut, Suwarna perwakilan dari Ditjen PPI KemenLHK menyampaikan bahwa, setelah pembentukan MPA ini, pasti ada pembinaan-pembinaan kepada MPA, namun dengan begitu hendaknya para peserta MPA ini ikut berperan aktif dalam mencegah karhutla di desa nya masing-masing. Karena para peserta MPA inilah yang nantinya akan kita butuhkan terjun kelapangan langsung membantu pemerintah, rekan-rekan dari Manggala Agni untuk dapat mencegah serta bersama-sama menyelamatkan masyarakat dari bahaya bencana asap.

Dalam kegiatan ini Manggala Agni KLHK Daops Sarolangun diberikan kepercayaan secara penuh untuk melatih dan dapat menciptakan MPA yang tangguh yang dapat diandalkan dilapangan dalam aksi pencegahan karhutla bersama Manggala Agni.

Jumlah peserta dari pembentukan MPA ini adalah 30 orang atau dua regu yang masing-masing regu terdiri dari 15 orang. Adapun susunan kegiatan dari pembentukan MPA ini adalah penyampaian beberapa materi antara lain: dasar-dasar karhutla, pencegahan karhutla, teknik pemadaman, pengenalan dan cara penggunaan peralatan pemadaman (manual & semi mekanis), dan praktek/simulasi pemadaman.

Hasil dari kegiatan ini adalah Masyarakat Peduli Api dapat memahami jenis kebakaran dan mengetahui teknik-teknik pemadaman baik secara dini dengan menggunakan peralatan-peralatan manual maupun secara langsung menggunakan peralatan lengkap pemadaman karhutla.

Kegiatan tambahan yang dijalankan oleh rekan-rekan Manggala Agni KLHK Daops Sarolangun adalah memberikan pelatihan kepada MPA terkait teknik pembuatan peralatan manual damkarhutla yaitu Kepyok. Selain itu Daops Sarolangun juga menyerahkan beberapa peralatan manual kepada pihak Desa Lamban Sigatal & Desa Lubuk Napal agar dapat digunakan oleh MPA dalam penanganan dini kejadian karhutla. (Daops Sarolangun/Deki).

summei1943

membagi informasi ini: