• Beranda
  • Berita
  • 5th Meeting of the Islamic Executive Bureau for the Environment atau Pertemuan ke-5 the Islamic Executive Bureau for the Environment

5th Meeting of the Islamic Executive Bureau for the Environment atau Pertemuan ke-5 the Islamic Executive Bureau for the Environment

 

rabat1

Pertemuan ke-5 the Islamic Executive Bureau for the Environment telah diselenggarakan pada tanggal 19-20 April 2019 di Rabat, Maroko. Pertemuan dipimpin oleh Dr Mukhtar Ahmed (DG ISESCO Advisor) didampingi Saudi Arabia (Authority of Meteorology and Environmental Protection of the Kingdom of Saudi Arabia) sebagai vice chairperson (dan serta dihadiri perwakilan negara-negara anggota Executive Bureau for the Environment yaitu Indonesia, Maladewa, Maroko, Mauritania, Nigeria, Togo, Turki, Uganda, Yordania. Turut hadir perwakilan dari ISESCO lainnya dan Director General of Science and Technology OIC sebagai perwakilan OIC General Secretariat.

Delegasi Republik Indonesia (Delri) pada Senior Environment Experts Level dan Ministerial Level dipimpin/diwakili oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Anggota Delri terdiri dari para pejabat dan staf Kementerian LHK dan KBRI Rabat.

rabat2

Pertemuan membahas agenda-agenda terkait lingkungan, yaitu laporan Dirjen ISESCO terkait upaya ISESCO dalam bidang lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan sejak sesi ke-7 dari Islamic Conference of Environment Ministers (ICEM), pembahasan draft strategi untuk aktivasi peran budaya dan agama dalam perlindungan lingkungan dan pencapaian pembangunan berkelanjutan di dunia Islam, pembahasan dokumen pedoman mengenai peran pemuda dan masyarakat sipil dalam perlindungan lingkungan dan pencapaian pembangunan berkelanjutan, Rencana Pendirian Islamic Network for Environmental Action and Sustainable Development, Laporan Kemajuan Pendirian "Islamic Academy for the Environment and Sustainable Development", Laporan mengenai Penghargaan Kerajaan Arab Saudi untuk pengelolaan lingkungan di dunia Islam (KSAAEM), Laporan mengenai Program Perayaan Environmentally-Friendly Islamic Capitals, Laporan ISESCO mengenai Rencana Kerja Eksekutif untuk Pengurangan dan Manajemen Resiko Bencana di negara anggota OIC, dan draft agenda untuk 8th Islamic Conference of Environment MinistersSesuai hasil 7th Islamic Conference of Environment Ministers yang diadakan di Rabat, Maroko tanggal 25 Oktober 2019, Indonesia terpilih sebagai anggota Islamic Executive Bureau for the Environment.

rabat3

Biro Eksekutif Islam untuk Lingkungan terdiri dari Kerajaan Arab Saudi sebagai Chair, ISESCO sebagai sekretariat, dan sembilan Negara Anggota yaitu, Yordania, Kuwait, Mauritania (untuk wilayah Arab), Uganda, Togo, Nigeria, Indonesia, Turki dan Maladewa (untuk wilayah Asia).

rabat4

membagi informasi ini: