BERSIH SAMPAH BERBUDAYA

 

BERSIH SAMPAH BERBUDAYA

lbnap1911

“Program ini, kami launching hari ini, namun nantinya akan dilaksanakan setiap bulan secara permanen dan berkelanjutan yaitu pada H+1 hari purnama. Jadi kalau suatu hari purnama besoknya akan dilakukan kegiatan yang sama setiap bulan di seluruh Bali untuk bersih- bersih agar alam Bali ini betul-betul bersih.” Ujar Gubernur Bali pada saat pembukaan Program Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Kintamani, 7 April 2019. Program Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bali untuk mendukung program pengurangan sampah plastik. Sehingga mampu menciptakan alam Bali yang bersih, indah dan suci.

Program Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik diikuti oleh PNS lingkup pemerintah provinsi Bali, pemerinta Kabupaten/Kota se-Bali, instansi kementerian pusat, TNI/POLRI dan masyarakat serta anak-anak sekolah dari SD, SMP dan SMA serta mahasiswa perguruan tinggi. Jumlah peserta dalam kegiatan ini mencapai 1000 orang. Sesaat setelah pembukaan oleh Bapak I Wayan Koster selaku Gubernur Provinsi Bali, semua peserta mulai memunguti sampah sepanjang jalan di sekitar Lapangan umum Kintamani.

lbnap1912

Sampah plastik sedang menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan saat ini. Sampah plastik seperti yang kita ketahui merupakan sampah anorganik yang membutukan waktu lama untuk terurai. Lamanya waktu terurai membuat sampah plastik menumpuk pada permukaan bumi dan mempengaruhi perubahan iklim bumi. Mengingat pulau Bali merupakan daerah wisata yang tentunya menghasilkan sampah plastik yang cukup banyak. Pemerintah provinsi Bali pun mengupayakan untuk menanggulangi masalah tersebut. Setelah program pengurangan plastik, seperti kantong belanja , sedotan, dan sebagainya. Program Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik juga turut hadir sebagai penunjang dalam menanggulangi masalah sampah plastik. Dengan hadirnya program-program secara tidak langsung membantu dalam pengendalian perubahan iklim. Kegiatan cukup baik untuk dilaksanakan mengingat kegiatan ini akan dilaksanakan setiap bulannya. Kegiatan ini juga laiak diterapkan di kota-kota di Indonesia agar Indonesia dapat mengurangi masalah sampah plastik ini.

(Humas Balai PPIKHL Wil. Jawa Bali Nusa Tenggara/ Mu’linatul Fitriani)

membagi informasi ini: