Hari Bakti Rimbawan, Ribuan Pohon Ditanam di Bali

 

jabal19mar11 jabal19mar12

Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-36 diisi dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. Salah satunya kegiatan penanaman yang diselenggarakan secara serentak di 5 lokasi berbeda di Pulau Bali.

UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan beserta stakeholder terkait di wilayah Bali berpartisipasi dalam acara penanaman di Serangan Bali pada Sabtu, 16 Maret 2019. Hujan di lokasi penanaman tidak menyurutkan niat para Rimbawan untuk melakukan penanaman. Ratusan peserta dengan sigap menanam ratusan bibit yang disediakan oleh panitia. Bibit yang ditanam merupakan tanaman Mimba (Azadirachta indica) yang dapat tumbuh di daerah kering. Selain itu terdapat bibit Nyamplung (Calophyllum inophyllum) yang memiliki daya tahan tinggi terhadap lingkungan. Pemilihan bibit yang tepat dengan lokasi penanaman yang berada di dekat garis pantai diharapkan dapat meningkatkan nilai harapan hidup tanaman.

jabal19mar13 jabal19mar15

 

Jenis pohon yang sering ditanam di daerah Serangan adalah mangrove, mengingat lokasinya yang berada di pesisir pantai. Adanya penanaman jenis Nyamplung dan Mimba membuat ekosistem serangan menjadi lebih variatif. Selain di Serangan, penanaman pohon juga dilakukan oleh Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA). Kegiatan ini diberi nama Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak (GERBANG MAS), yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan penanaman di Provinsi Bali dilakukan di 4 lokasi, yaitu Kawasan Hutan Produksi Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng, Taman Wisata Alam Danau Buyan, Taman Wisata Alam Panelokan, dan di Kawasan Taman Nasional Bali Barat.

jabal19mar16  jabal19mar14  jabal19mar17

Kegiatan penanaman tidak hanya dilakukan oleh alumni dari SKMA, kegiatan ini mendapat respon positif dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari siswa sekolah, masyarakat sekitar hingga stakeholder terkait turut serta dalam kegiatan ini. Total keseluruhan bibit yang ditanam mencapai 1.700 yang terdiri dari jenis Trengguli (Cassia fistula) 500 bibit, Pulai (Alstonia scholaris) 230 bibit, Kemiri (Aleurites molluccana) 170 bibit, Rasamala (Altingia excelsa) 350 bibit, Cemara Pandak (Dacrycarpus imbricatus) 150 batang, dan Ampupu (Eucalyptus alba) 300 bibit. “Saya berharap setelah adanya penanaman ini, pemeliharaan tanaman juga terus dilakukan” ujar Santun Rahmat Basuki selaku Ketua Pengurus Daerah IKA SKMA Bali.

Denpasar, 19 Maret 2018

Satrio Sapta Nugroho / BPPIKHL Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara

membagi informasi ini: