Penyebaran Informasi Mangrove untuk Perubahan Iklim

 

feb1921

Pernah menjadi pusat informasi mangrove sebelumnya, Balai PPIKHL Jawa Bali Nusa Tenggara tentunya sangat didukung oleh beberapa orang staf yang memiliki pengetahuan dan wawasan tentang mangrove serta sarana dan prasarana seperti Exhibition Room yang cukup memadai. Pergantian tugas dan fungsi Balai dari Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah I menjadi Balai PPIKHL Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara tidak menghentikan kunjunganstudi dari berbagai kalangan masyarakat baik dari instansi pemerintah, swasta, sekolah, perguruan tinggi, kelompok serta perorangan untuk belajar dan mendapatkan informasi tentang mangrove.

Selama dua hari pada tanggal 11 dan 12 Februari 2019, Balai PPIKHL Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara menerima kunjungan studi dari sekolah dan perguruan tinggi. Pada hari Senin tanggal11 Februari 2019, kunjungan dari Universitas Takushoku Jepang sebanyak 7 orang dalam rangka kegiatan CSRdan dilanjutkan dengan penanaman mangrove. Berikutnya kunjungan dari SMA Lab School Jakarta sebanyak 150 orang siswa pada hari Selasa tanggal 12 Februari 2019 dalam rangka fieldtrip studi mangrove, siswa sempat mengelilingi tracking mangrove di Tahura Ngurah Rai.

feb1922

 

Selain ekosistem dan pengelolaan mangrove, disampaikan pula peran mangrove terhadap perubahan iklim. Mangrove sebagai blue carbon merupakan salah satu aksi mitigasi perubahan iklim, dimana mangrove mampu menyerap karbon lebih tinggi dan mampu menyimpan karbon hingga jutaan tahun melebihi kemampuan hutan tropis di daratan. Aksi adaptasi perubahan iklim oleh mangrove sebagai greenbelt pesisir, diantaranya mampu mengatasi masalah abrasi dan intrusi air laut, penahan angin dan tsunami, penahan lumpur dan sedimen, pelestarian ekosistem mangrove, serta secara tidak langsung mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.

feb1923

Meskipun kunjungan studi mangrove yang dilakukan tidak terlalu lama, tapi banyak yang terkesan terhadap apa yang telah disampaikan oleh teman-teman Balai PPIKHL Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara. Seperti yang disampaikan oleh salah satu perwakilan siswa SMA Lab School Jakarta, UlfaSoraya “Saya sangat mendukung kegiatan positif ini dan berharap adik-adik menerima banyak ilmu serta bisa menggali pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan”.

Denpasar, 19 Februari 2019

Satrio Sapta Nugroho

feb1924

membagi informasi ini: