Akses Sulit, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Batam

 

febsum1931

(Kondisi kebakaran Hutan Lindung Tanjung Riau, Batam dari atas)

Kebakaran hutan kembali melanda Kota Batam, tepatnya di Hutan Lindung Tanjung Riau, Kota Batam sejak Sabtu (9/2/2019). Kebakaran ini tercatat sebagai kejadian karhutla ke empat dalam sepekan terakhir.

Sulitnya akses menuju lokasi kejadian menyebabkan proses pemadaman berlansung lambat. Meminimalisir dampak asap akibat kebakaran tersebut, satu buah helikopter berjenis Bell 412 dengan seri PK DAS diterbangkan dari Pekanbaru untuk membantu proses pemadaman Selasa siang.

Heli tersebut merupakan helikopter yang disiagakan untuk melakukan patroli udara karhutla di Provinsi Riau oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Anggota Manggala Agni Daops Batam, Sarwan mengungkapkan bahwa helikopter mulai melakukan proses pemadaman sejak pukul 14.00 siang.

Kepala Daops Manggala Agni Batam Ihsan Abdillah yang turut dalam water bombing mengungkapkan heli tersebut dapat mengangkut sekitar 1000 liter air bersumber dari DAM Sei Harapan untuk proses pemadaman.

febsum1932

(Helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing memadamkan karhutla)

Setelah lebih dari 2 jam mengudara, helikopter tampak meninggalkan lokasi terbakar dan proses water bombing akan dilanjutkan esok hari. Hingga Rabu (13/2/2019) proses pemadaman masih terus dilakukan dikarenakan api belum juga dapat dipadamkan.

Kebakaran di Hutan Lindung Tanjung Riau ini diduga diakibatkan kelalaian masyarakat yang melakukan pembakaran sampah di pinggir hutan. Api kemudian cepat merambat dan hingga saat ini diperkirakan sudah menghanguskan sekitar 30 Hektar vegetasi padan Hutan Lindung ini.
(Daops Batam/ Balai PPIKHL Wil. Sumatera/ Chaerul)

febsum1933

(Selain water bombing, petugas darat juga berusaha untuk melakukan pemadaman)

membagi informasi ini: