• Beranda
  • Berita
  • Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan IGRK dan MPV Tahap II: Saatnya Update Status dan Profil Emisi GRK

Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan IGRK dan MPV Tahap II: Saatnya Update Status dan Profil Emisi GRK

 

Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan IGRK dan MPV Tahap II:

Saatnya Update Status dan Profil Emisi GRK

Update status dan profile kekinian biasanya hanya di media sosial. Namun, update status dan profile juga perlu21desigrk dilakukan terhadap Emisi Gas Rumah Kaca baik di tingkat nasional maupun sub nasional dalam bentuk pelaporan penyelenggaraan inventariasai gas rumah kaca (GRK), seperti yang telah dimandatkan dalam Peraturan Presiden No 71 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional (GRK).

Untuk memperkuat penyelenggaraan inventarisasi GRK Nasional perlu juga diperkuat penyelenggaraan inventariasi GRK dii tingkat Provinsi. Direktorat Inventarisasi GRK dan MPV telah melaksanakan 22desigrkPeningkatan Kapasitas Penyelenggaraan Inventarisasi GRK dan MPV Tahap II Tahun 2018 di Jakarta (18-20/12/2018), yang dihadiri oleh unsur Perwakilan Dinas yang menangani lingkungan hidup dari 34 Provinsi, 5 Balai PPI dan Karhutla, dan Kementerian/Lembaga Terkait, serta KLHK. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan lanjutan Tahap I yang telah dilaksanakan pada bulan April 2018 yang lalu.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim mengutarakan bahwa pertemuan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas (pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan) dalam proses penyelenggaraan inventarisasi GRK, termasuk penghitungan berbasis web melalui aplikasi SIGN SMART, perhitungan capaian penurunan emisi GRK, dan penyusunan Laporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Provinsi Tahun 2015 dan 2016, termasuk capaian penurunan GRK.23desigrk

SIGN SMART merupakan salah satu tools yang dapat digunakan untuk menghitung emisi GRK di tingkat provinsi dan nasional. Dalam perjalanannya, aplikasi ini cukup membantu provinsi dan kabupaten/kota untuk melaporkan status, tingkat dan kecenderugan emisi GRK di wilayahnya. Sebagai contoh provinsi Kalimantan Timur yang menggunakan SIGN SMART dalam pembuatan profil emisi GRK yang dibutuhkan dalam program FCPF (World Bank) di Kalimantan Timur. Begitu juga dengan provinsi Jawa Tengah yang pada kesempatan ini turut sharing pengalamannya dalam pelaporan penyelenggaraan inventarisasi GRK menggunakan SIGN SMART.

Hasil monitoring per tanggal 18 Desember 2018, sebagian provinsi sudah melengkapi input data di SIGN SMART (100% input) dan siap melaporkan status, tingkat dan kecederungan emisi GRK. Permasalahan yang paling banyak dihadapi provinsi adalah mengenai ketersediaan data di provinsi. Untuk itu sektor terkait dalam hal ini Kementerian terkait juga menyampaikan informasi ketersediaan data yang dapat digunakan untuk mendukung provinsi melalui akses data dari beberapa kementerian tersebut.24desigrk

Inventarisasi GRK sesungguhnya melibatkan seluruh pemangku kepentingan, meliputi unsur pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Untuk itu Inventarisasi GRK Sub-Nasional menjadi perhatian dalam membangun dan mengembangkan Sistem IGRK Nasional dengan pendekatan bottom-up. Komitmen dan peran aktif daerah sangat diperlukan sebagai upaya perbaikan yang fundamental, dimulai dari komitmen dalam pengaturan kelembagaan hingga menciptakan sistem yang efektif dan efisien penyelenggaraan IGRK pada lingkup kewenangannya. Inventarisasi GRK juga memegang peranan sangat penting demi terwujudnya perencanaan aksi mitigasi GRK yang tepat sasaran dan memungkinkan dilakukannya tracking emisi GRK dari waktu-waktu. Demikian disampaikan Direktur Inventarisasi GRK dan MPV dalam penutupan pertemuan tersebut.

membagi informasi ini: