Hasil Sosialisasi Intergovernmental Panel on Climate Change ke 48

novms2r31

Hasil Sosialisasi Intergovernmental Panel on Climate Change ke 48

Prof. Dr. Edvin Aldrian (BPPT) dan Wisnu Murti, S.Hut., M.Ec.Dev., MPP (KLHK) hadir mewakili Delegasi RI pada sidang IPCC ke 48 tanggal 1-5 Oktober 2018 yang diadakan di Incheon, Korea.Finalisasi dokumen Summary for Policymakers (SPM) IPCC special report on the impacts of global warming of 1.5ºC above pre-industrial levels and related global greenhouse gas emission pathways (SR 1.5) menjadi agenda utama dalam sidang tersebut.

Draft dokumen SPM 1.5 sendiri telah disusun oleh tim pakar terpilih yang diusulkan oleh tiap-tiap negara. Isi dokumen SPM menyajikan temuan utama dari SR1.5, berdasarkan penilaian literatur ilmiah, teknis dan sosio-ekonomi yang tersedia dan relevan dengan kenaikan suhu global 1,5°C serta untuk membandingkan kondisi antara kenaikan suhu global 1,5°C dan 2°C.

Aktivitas manusia sampai dengan saat ini diperkirakan telah menyebabkan kenaikan suhu global sekitar 1,0°C, dengan kisaran antara 0,8°C hingga 1,2°C. Kenaikan suhu global sebesar 1,5°C kemungkinan akan terjadi di antara 2030 dan 2052 dengan kondisi emisi terus meningkat mengikuti tren saat ini.

Kontributor CO2 antropogenik global terbesar berasal dari: (i) emisi CO2 dari bahan bakar fosil dan industri, (ii) emisi CO2 dari pertanian, kehutanan, dan areal penggunaan lain (AFOLU), dan (iii) penghapusan CO2 melalui bioenergy with carbon capture and storage (BECCS).

Menurut Prof. Dr. Rizaldi Boer PakarManajemen Resiko Iklim, Adaptasi dan MitigasiPerubahan Iklim, Untuk menekan laju emisi lebih jauh (deep carbonization) khususnya di Indonesia, terdapat beberapa skenario sebagai berikut: (i) penggunaan energi terbarukan untuk sektor energi dan transportasi, (ii) penggunaan energi terbarukan untuk sektor energi dan transportasi dimana sektor energi didukung oleh Carbon Capture Storage (CCS), dan (iii) perubahan sektor jasa menggunakan energi rendah emisi, elektrifikasi, dan energi terbarukan.

Untuk menjaga kenaikan suhu di bawah 1,5°C diperlukan usaha, strategi kebijakan dan komitmen yang menyeluruh oleh semua sektor.

novms2r32

membagi informasi ini: