• Beranda
  • Berita
  • Para Guru Merupakan Agen Perubahan Iklim (Workshop Peningkatan Kapasitas Perubahan Iklim untuk Guru)

Para Guru Merupakan Agen Perubahan Iklim (Workshop Peningkatan Kapasitas Perubahan Iklim untuk Guru)

Para Guru Merupakan Agen Perubahan Iklim

(Workshop Peningkatan Kapasitas Perubahan Iklim untuk Guru)

novms2r21
Surabaya, Pada tanggal 8 November 2018 Workshop Peningkatan Kapasitas Perubahan iklim untuk tenaga pengajar kembali dilaksanakan. Kali ini Direktorat Mobilisasi Sumberdaya Sektoral dan Regional bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengundang Guru SD dan SMP. Workshop ini merupakan hasil kerjasama Direktorat MS2R dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan diikuti oleh 60 (enam puluh) orang peserta guru SD dan SMP di Kota Surabaya. Selain itu workshop juga dihadiri oleh Dinas LH Kota Surabaya, perwakilan Balai PPI dan Karhutla wilayah Jabalnusra, dan perwakilan ITS sekaligus sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Dr. M. Ikhsan, S.Psi., Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menyampaikan bahwa Kota Surabaya relatif sudah cukup baik dalam pengelolaan lingkungannya khususnya dalam area sekolah. Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan di tingkat sekolah, antara lain: hidroponik, memilah sampah, penghijauan, sampai dengan aksi nyata dalam penanaman hutan mangrove. Hal ini sejalan dengan ide bahwa guru sebagai agen perubahan iklim.

novms2r22

Workshop dikemas secara atraktif dan komunikatif oleh para narasumber sehingga antusias para guru untuk mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Tujuan workshop adalah untuk meningkatkan pemahaman guru tentang perubahan iklim terkait penyebab, dampak, langkah-langkah mitigasi dan adaptasi, serta mendiskusikan bagaimana isu ini dapat disampaikan dan diterima oleh para peserta.

Sebagai agen perubahan, para guru diharapkan lebih dapat aktif mencara dan mengikuti perkembangan isu perubahan iklim dan menyampaikan khususnya kepada anak didik. Selain itu membudayakan aksi pengendalian perubahan iklim dalam lingkungan sekolah menjadi bagian yang penting agar hal ini menjadi kebiasaan yang memang disadari oleh para siswa untuk dilakukan. Kekuatan sosial media pada saat ini, dinilai sangat efektif untuk membantu menyebarkan dan mengedukasi masyarakat dalam aksi pengendalian perubahan iklim.

novms2r23

membagi informasi ini: