PENGUATAN KELEMBAGAAN DAN PENDIDIKAN PERUBAHAN IKLIM DI DAERAH

PENGUATAN KELEMBAGAAN DAN PENDIDIKAN PERUBAHAN IKLIM DI DAERAH

Kupang, 20 September 2018

Penanganan perubahan iklim memerlukan kerjasama seluruh pihak di tingkat nasional, daerah sampai ke tingkat tapak dengan melibatkan masyarakat secara luas. Program Strategic Planning and Action to Strengthen Climate Resilience of Rural Communities in Nusa Tenggara Timur Province (SPARC) hadir di Provinsi Nusa Tenggara Timur sejak tahun 2013 dalam upaya memperkuat kapasitas kelembagaan daerah serta meningkatkan ketahanan masyarakat desa terhadap dampak perubahan iklim.

Dalam membangun kelembagaan yang kuat dan adaptif terhadap perubahan iklim, peran Kepala Daerah menjadi salah satu elemen kunci yang menentukan terwujudnya pola pembangunan berketahanan iklim. Berkaitan dengan hal tersebut pada tanggal 20 September 2018, Dr. Ruanda Sugardiman, MSc., selaku Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melaksanakan kunjungan kerja ke Kupang dan bertemu dengan Gubernur Provinsi NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

adapokt51

Hasil pelaksanaan Program SPARC, pembelajaran yang diperoleh serta strategi keberlanjutan program adaptasi perubahan iklim di NTT dibahas selama pertemuan yang dihadiri juga oleh Bupati dari beberapa wilayah NTT serta OPD terkait.

Gubernur NTT menyampaikan dalam sambutannya bahwa program yang masuk ke wilayah NTT harus diadopsi secara penuh oleh OPD sehingga cerita sukses yang diperoleh bisa direplikasi oleh OPD. Keterlibatan OPD merupakan hal mutlak untuk menjaga keberlanjutan program di wilayah NTT. Selain itu disampaikan juga bahwa tujuan dan visi misi program SPARC sejalan dengan visi misi Gubernur NTT sehingga apa yang telah dilakukan khususnya praktek baik program SPARC hendaknya dapat didokumentasikan dan direplikasi ke kabupaten lain di NTT.

Dirjen Pengendalian Perubahan KLHK menyampaikan harapan bahwa praktek baik program pengendalian perubahan iklim khususnya implementasi aksi adaptasi dan mitigasi di tingkat masyarakat melalui program SPARCdapat menjadi contoh bagi pelaksanaan program sejenis di NTT.

Kegiatan kunjugan kerja dilanjutkan dengan kuliah umum di Universitas Nusa Cendana (UNDANA) di Kupang, yang dihadiri oleh mahasiswa Pasca Sarjana ilmu lingkungan, mahasiswa S1 jurusan ilmu pertanian dan kehutanan, serta para dosen pengajar. Materi yang disampaikan terkait kebijakan pengendalian perubahan iklim di tingkat global dan nasional, serta implementasinya sampai ke tingkat tapak. Mengawali kuliah umum dilaksanakan pertemuan dengan Fred Benu selaku Rektor UNDANA. Disampaikan dalam kesempatan tersebut keberhasilan pengembangan mata kuliah pilihan mengenai perubahan iklim di UNDANA sejak tahun 2016 yang dilaksanakan bekerjasama dengan program SPARC.

adapokt52

Pertemuan Dirjen PPI, KLHK, Dengan Rektor UNDANA

Melalui kegiatan kuliah umum tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan informasi mengenai pengendalian perubahan iklim serta aksi adaptasi apa saja yang dapat dilakukan di tingkat lokal dan masyarakat.

Informasi lebih lanjut:

Direktur Adaptasi Perubahan Iklim

Ditjen. Pengendalian Perubahan Iklim

Blok 4, Lantai 6, Manggala Wanabakti

Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta

Tlp/Fax: 021-5747054

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

membagi informasi ini: