UPAYA PENANGGULANGAN KARHUTLA TERUS DILAKUKAN KLHK

 

OKTPKHL11

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sabtu, 6 Oktober 2018.
Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus dilaksanakan di wilayah Sumatera Selatan pada Jumat, 5 Oktober 2018. Kebakaran yang masih terjadi di Wilayah Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Ogan Komering Ilir terus dilakukan pemadaman khususnya oleh Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Manggala Agni.

Manggala Agni Daops Banyuasin telah melakukan pemadaman karhutla di empat lokasi. Lokasi pertama, di Desa Sukaraja Baru Dusun II, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Kebakaran yang terjadi di wilayah ini membakar lahan diperkirakan seluas ± 2 Ha. Saat ini api sudah berhasil dikendalikan.

Tim patroli terpadu yang mendirikan posko di Desa Rambutan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin harus mendatangkan bantuan dari Kantor Daops Manggala Agni Banyuasin untuk melakukan pemadaman di tiga lokasi yang terbakar lainnya, yaitu Desa Rambutan, Desa Sungai Pinang, dan Desa Tanjung Merbau.

Di Desa Rambutan kebakaran lahan terjadi di lahan gambut seluas ± 4 Ha. Di Desa Sungai Pinang kebakaran hutan teradi di lahan gambut seluas ± 1 Ha. Sedangkan di Desa Tanjung Merbau tim patroli terpadu mendeteksi terjadinya kebakaran yang luasnya mencapai ± 4 Ha yang berada di lahan milik masyarakat.

Sementara Manggala Agni Daops Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil menanggulangi sedikitnya 3 titik api. Lokasi pertama, Manggala Agni melakukan pemadaman gabungan bersama TNI dan Polri di Desa Muara Betun, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI. Lokasi yang dipadamkan merupakan lahan masyarakat diperkirakan hingga ± 20 Ha.

Lokasi kedua, pemadaman dilaksanakan di Desa Sungai Menang, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten OKI. Lokasi yang dipadamkan merupakan lahan korporasi dengan jenis tanah mineral seluas ± 1 Ha.

Lokasi ketiga, pemadaman dilaksanakan di Desa Jerambah Rengas, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI. Kebakaran pada lahan masyarakat bergambut tipis ini terjadi pada lahan seluas ± 0,2 Ha

Selain itu, Manggala Agni Daops Lahat juga melakukan pemadaman di Desa Gumay, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Kebakaran seluas ± 0,75 Ha ini dilakukan pada lahan dengan tutupan gambut tipis.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan menyampaikan bahwa patroli terpadu, sosialisasi dan pemadaman untuk mengendalikan karhutla terus dilakukan oleh Manggala Agni. Cuaca panas dan kering sangat memungkinkan meningkatkan kejadian karhutla, apalagi dengan kondisi bahan bakaran yang sudah menumpuk.

“Di Sumatera Selatan patroli dan sosialisasi terus digiatkan Manggala Agni di tingkat tapak. Manggala Agni bersama para pihak juga terus melakukan groundchek terhadap titik panas yang terpantau. Pemadaman dini diupayakan untuk mencegah meluasnya areal terbakar”, tambah Raffles.

Patroli terpadu masih terus dilaksanakan di Sumatera Selatan di 50 posko desa yang menjangkau 177 desa di sekitarnya. Dengan adanya tim patroli terpadu yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) ini diharapkan dapat menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta dapat melakukan pemadaman dini jika ditemukan kejadian karhutla.

OKTPKHL12

membagi informasi ini: