• Beranda
  • Berita
  • SEKOLAH LAPANG IKLIM TEBU : APLIKASI INFORMASI IKLIM DAN CUACA OLEH PETANI TEBU

SEKOLAH LAPANG IKLIM TEBU : APLIKASI INFORMASI IKLIM DAN CUACA OLEH PETANI TEBU

 

SEKOLAH LAPANG IKLIM TEBU : APLIKASI INFORMASI IKLIM DAN CUACA OLEH PETANI TEBU

Setelah satu tahun berjibaku dalam memahami konsep dan materi Sekolah Lapang Iklim (SLI), akhirnya peserta sekolah lapang iklim, dalam hal ini masyarakat petani tebu (Gapoktan), menuai hasil berupa panen raya tebu yang dilaksanakan secara simbolis oleh beberapa instansi terkait (KLHK, BAPPEDA Provinsi/Kabupaten, DLH Provinsi/Kabupaten, BMKG, Camat, TNI/Polri/PRG). Hasil perhitungan untuk demplot seluas 0.5 ha tersebut menghasilkan 60 ton, melebihi hasil rata-rata petani di Kabupaten Malang yang hanya sekitar 90 ton/ha, sebagaimana diungkapkan Mardianto salah satu peserta pada SLI. Selain itu hasil analisis Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) menyatakan rendemen tebu pada demplot SLI memiliki potensi rendeman 14,85%, nilai ini lebih tinggi dari rendemen petani sekitar 7,79%. Dalam aplikasinya petani diperkenalkan konsep tanam tumpang sari dengan menanam kacang tanah yang secara ekonomi sangat potensial.

oktapi13Tebu hasil SLI ini telah mendapatkan sertifikat penangkar bibit tebu sehingga dapat menyuplai kebutuhan petani di sekitar.

Hal ini karena selama ini petani masih memanfaatkan bibit yang ditanam tujuh tahun lalu, padahal menurut peneliti P3GI sumber bibit tebu yang lebih dari 3 tahun akan menurunkan rendemen gula.

Sekolah Lapang Iklim ini merupakan Proyek APIK-USAID, yang bertujuan meningkatkan kapasitas petani tebu menghadapi perubahan iklim. SLI menjadi tempat pembelajaran dan pendalaman pengetahuan teknik bertanam tebu dan pemanfaatan informasi cuaca dan iklim. Best practice dari proyek ini akan dibukukan dan dipublikasikan untuk dapat disosialisasikan baik dalam bentuk publikasi untuk target masyarakat maupun untuk para pengambil kebijakan. Hasil dari SLI ini diharapkan dapat diaplikasikan oleh petani pada penanaman tebu selanjutnyadan direplikasi oleh petani lain.

Informasi lebih lanjut:

Direktorat Adaptasi Perubahan IKlim

Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Gedung Manggala Wanabhakti, Blok 4 Lantai 6

Jl. Gatot Subroto, Jakarta 10270

Telp/Fax. 021 5747053

membagi informasi ini: